CHRISTIAN BAUTISTA DIDEPORTASI

CHRISTIAN BAUTISTA DIDEPORTASI

(produk luar buang saja)

Ini cowok ganteng sial bener nasibnya ya? Dideportasi. Setahu saya dideporatsi itu berarti dikecek atau dikecrek (diborgol, Bahasa Jawa). Seseorang yang dideportasi maksudnya dipulangkan ke negeranya dengan sebab tertentu baik karena tindakan yang melanggar hukum negara yang sedang dikunjunginya. Nah si Christian Bautinja ini dideportasi karena dianggap menyalahgunakan ijin kunjungannya.

Menurut berita yang saya dengar si Christ – warga negara Filipina – ini masuk ke Indonesia sebagai turis tapi nyatanya dia melakukan tindakan yang tidak mencerminkan diri sebagai sekedar turis. Rupanya dia melakukan kegiatan yang dianggap illegal sebagai turis yaitu mencari nafkah, Sudara.

Si Christ ini jadi artis kan?

Ya itu memang gampang jadi artis. Asal agak klimis sedikit kalau Anda ini ada darah luar (bukan luar angkasa ya…) maka dengan lebih lancar Anda bisa menjadi selebriti dadakan dibanding kalau Anda hanya dialiri darah lokal.

Negeri ini memang mengherankan; orang-orangnya maniak banget sama yang namanya luar negeri. Punya produk luar negeri (padahal itu KW 3 bikinan China atau lokal) bangganya minta ampun; jalan-jalan ke luar negeri juga bangganya setengah mampus; pacaran sama orang luar negeri (walau luar negerinya Timor Leste) hebohnya naujubileeee; dll deh yang berlabel luar negeri pasti bikin sebagian orang di negeri ini menjadi merasa lebih dibanding teman-temannya yang nggak mambu (bau, bahasa Indonesia) luar ngeri.

Saya sih ya bukannya enggak tapi ya nggak usah deh banget-banget gitu.

Saya juga suka banget lihat bule yang cakep. Saya juga seneng kalau ditugaskan ke luar negeri soalnya bisa jalan-jalan gratis. Namun, jujur saja saya nggak punya rasa bangga memakai produk luar negeri.

Saya membeli barang-barang yang dibuat di Indonesia dan sedapat mungkin bermerk lokal. Contohnya apa? Saya adalah pemakai jins merk Wrangler yang dibikin di sebuah pabrik di bandung. Tas saya? Produk dalam negeri bow… Sepatu saya? Eagle… Dalam negeri to, bow… Baju saya? Batik dong, bow… Bedak saya? Marcks, lokal punya bow…

Jadi ceritanya nih, kalau ada turis yang sok-sokan jadi artis karena maruk duit lantaran di negerinya orang itu nggak laku, saya girang bener deh… Deportasi itu semua turis-turis dan pegawai-pegawai asing illegal yang setiap berapa bulan sekali mesti keluar negeri supaya nanti bisa dapat visa kunjungan lagi demi melanjutkan pekerjaannya secara illegal di negeri tercinta ini.

So, teman-teman… mari kita usahakan supaya kita ini menjadi tuan dan nyonya rumah di rumah sendiri. Masak sih kalian nggak tahu kalau produk Indonesia nggak kalah bagusnya dengan produk luar negeri.

Eh tapi tapi, kalau masalah jodoh bule sih ya sumonggo soalnya cinta tak mengenal rasa dan bangsa dan syarat logis lainnya…

Tangerang – 27 januari 2012 – 9:12 malam

Gambar dipinjam dari http://www.christianbautista.org/wallpapers.html

BELOVED

Here, we worship together bringing our hearts truthfully and longingly to God. Find Hope, Love and Encouragement, this a fellowship of and in, The BELOVED.

thoughts and entanglements

A collective of poems and photos.

Rusted Honey

Poetry, haiku, tanka, and micropoetry

OwnShadow

Looking for people to share the written word

Madamsabi's Blog

Coffee For The Mind, inspiration for the soul!

unbolt me

the literary asylum

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Inner Peace

True wealth is the wealth of the soul

Luna

Pen to paper.

(Metanoia)

Fan of GOD

The Art of Blogging

For bloggers who aspire to inspire

Verona

- Renee verona -

The Travellothoner

Travel, Running, Fitness, Life, Writing.

Learning to write

Just your average PhD student using the internet to enhance their CV

a.mermaid'spen_

Be careful, I might convince you.. You are art.✨

New Lune

A blog full of tips, inspiration and freebies!

Belajar Numerik Al Quran

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (Al Qamar 22, 32, 40)

%d bloggers like this: