January 21, 2008
rike jokanan

no comments

Comedy Buah Apel

KOMEDI BUAH APEL

Sebutir apel terputus dari tangkainya. Meluncur jatuh melewati perosotan udara. Namun jarak sebenang sebelum menyentuh tanah berumput, dia melejit ke udara, jauh lebih tinggi daripada pohon asalnya. Melintasi udara lalu hampa, kemilau cahaya, gemerlap debu-debu dan karang-karang raksasa mengapung, bulan-bulan bertaburan, bintang-bintang berserakan, matahari-matahari saling bertukar cahaya.

Panas dan dingin silih berganti. Silau gulita tumpang tindih. Sekejap gelap menyerap apel sangat jauh dan pekat, massive dan menekan. Tak lama kemudian menyemburkannya dengan lontaran hebat. Boom!!! Sang apel mencapai ujung runcing daun rumput berembun, tepat di titik bumi yang tadi menolaknya.

Gaya tarik dan lontar adalah milik Allah, yang dapat menarikmu kemanapun Dia maui lalu mengantarmu kembali ke tempat semula.

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: