Who Is Your Best Friend?

Who is your best friend?
MacBook, iPad or iPhone?
Internet it is!

I can’t deny my % of interaction with outside of my body recently is through machines activated by Internet. Hope 2021 will bring the “real life” back to normal: when I do the job normally meeting people kindly at the same time evaluating honestly, when I can travel to home country to meet good friends and to favourite countries to absorb good energy, when I can smile to others without waving hand because of wearing face mask, when eating out is not limited except by the operation hours not by physical distancing, when things are natural.

‘m still happy though as Life has given so big a gift every now and then. I have family who love me and friends who accompany me in high and low. I work in a company that takes care of me very very well. All with the Beloved’s bless and love

So, I am still ok to be MacBooks, iPad and iPhone’s best friend for the next some months.

May all beings be happy.

Time’s Bringing Good Acts – haiku

Time’s bringing good acts.
Places add good vibes to it.
How I miss your peace.

Singapore – May 25, 2020 / 22:29

—-

I miss two places the most right now: Bali and Ayutthaya. Once this circuit breaker is exited, those two will be my destination.

May all beings be happy.

18FA7A61-6590-40E4-8824-1A95F29F3C76

Ketika Semua Bersahabat

Ketika saya kecil persahabatan begitu biasa terjalin, seperti bukan sesuatu yang suit dijalankan. Semua orang adalah sahabat, teman seperjalanan. Tak banyak musuh, bahkan kepelikan perasaaan terhadap orang yang perbuatannya dianggap menyakiti hati hanya berlangsung sesaat, kemudian berteman kembali.

Tidak hanya itu, dengan binatang pun persahabatan juga biasa. Anjing, kucing, ayam, menthok, marmut, kelinci, monyet, wedhus, sapi, kebo, jaran, iwak, macan rembah, luwak, gajah, macan belang, kidang, celeng, dan lain-lain semua berkeliaran di habitatnya tanpa manusia tergoda untuk menggangu kedamaian mereka hidup seadanya dari belas-kasih khalifah di bumi, manusia. Hanya kadang saja ketika alam ini telah mengijinkan maka beberapa dari para binatang yang sudah “cukup umur” itu diminta untuk menyumbangkan usia keberkahannya — buat acara selamatan yang tak sering terjadi.

Tapi sekarang….. Alangkah beratnya menjalin pertemanan. Sedikit terpeleset saja membuat status di FB, BB atau posting di blog, bisa-bisa di-block  dari posting-posting tertentu atau dari lamannya atau bahkan dari melihatnya sama sekali. Itulah dunia maya, harus penuh dengan kehati-hatian dalam mengekspresikan diri. Jika salah sedikit dan pas dilihat oleh hati yang sedang sensi maka akan runyam. Ya sudah lah.

Dalam dunia nyata juga…. Kalau tidak hati-hati berstrategi dalam berkomunikasi bisa-bisa disalahpahami juga. Hidup ini memang penuh lika-liku pelajaran.

Dan, binatang pun mendapat imbasnya. Manusia yang semakin hari semakin egos ternyata juga menjadi tidak hanya tidak percaya pada sesamanya akan tetapi juga pada binatang yang tak berdaya. Binatang sudah jadi alat bagi manusia untuk memperkaya diri, tidak hanya mensejahterakan diri saja. Mereka memakan anjing, ular, bahkan kucing, ayam tiap hari, babi tiap hari…. Wis pokoknya makan protein hewani itu wajib hukumnya supaya energinya cukup. Dan eksploitasi pada binatang juga banyakt erjadi. Banyak — dan saya nggak punya nyali untuk menceritakannya di sini. Animal abuse is just everywhere!

Byuh…..  Pergeseran budaya. Dulu makan daging hanya pada saat-saat tertentu saja, sekarang pagi siang sore bisa makan. Dulu gajah paling pol disuruh main acrobat — which is udah agar eksploitasi sebenernya — tapi sekarang gajah dijerat, disandera biar bisa minta ransom duit ke pemerintah; kalau enggak ya dibiarin tanpa makan mati kelaparan atau bahkan diracun. Manusia keparat!

Duit, duit, duit!

Duit penting, kalau nggak ada suit ya nggak bisa fully settled jaman sekarang apalagi di kota besar. Otak manusia udah diokupasi oleh industrialisasi, semua maunya disulap jadi duit.

Industrialisasi ini telah terbukti membuat manusia telah lupa bahwa bumi ini bukan hanya untuk dihabiskan melainkan lebih dari itu untuk disejahterakan, dipelihara kemudian nantinya akan dipersembahkan kepada “yang nitip” dalam keadaan paling tidak sama indahnya seperti dulu.

Kalau saja bisa kupeluk orang-orang malang itu dan binatang-binatang malang itu — yang telah menjadi alat politic dari para manusia yang perutnya nggak selesai-selesai teriak “more, more more” kecuali udah dibantalin dempu (bola dari tanah), akan kulakukan dengan tanganku tidak hanya dengan jiwaku…. Kusebarkan energy cintaku pada kalian, bola pink penuh cinta mengitari semesta!!!

Duh gustiku…. Sayangilah kami….

IMG_3034

Makati SRL, 1117 – November 26, 2014 – 1:04am

Harapan

Image

Harapan pada ibu pertiwi

Mengabdi demi harapan pada ibu pertiwi

Rengkuhan ibu pertiwi, merengkuh ibu pertiwi

Di pangkuan ibu pertiwi jiwaku terlahir kembali

Kembali, kembali dan lagi…. Setelah mengembara di antaranya.

Lindungi ibu pertiwi dari dahaga dan derita

Ibu pertiwi melindungi jiwa-jiwa yang singgah tiada akhir —

Berjuta-juta tahun cahaya panjangnya.

Tahun ini

Ibu pertiwi menyewakan tempat lagi bagi pesta-pora

Pesta-pora pengundang mara-bahaya….

Masih sanggupkah wahai, Ibu Pertiwi?

Harapan:

Tegurlah

Sentuhlah

Sudah saatnya

Harapan para ksatria merengkuhmu terlaksana.

Grand Hyatt Jakarta – 1 Mei 2014 – 9:18 malam

 

HARI INI HARI BATIK

Tanggal 2 Oktober telah ditetapkan sebagai Hari Batik oleh pemerintah setelah UNESCO mengukuhkan batik kita sebagai kekayaan dunia dan seyogyanya kita menyokongnya dengan suka cita. Masih teringat bagaimana hingar-bingar pecinta batik kita berjuang dengan cara mereka sendiri ketika Malaysia mengklaim batik sebagai milik mereka.

Sekilas tentang batik
Batik adalah metode pembentukan motif pada media tertentu – awalnya hanya kain mori lalu berkembang hingga sekarang batik dapat diterapkan pada kulit, kayu, dll – dengan cara menutup bagian tertentu dengan lilin (malam) sebelum proses pewarnaan dilakukan. Awalnya batik memiliki motif tertentu yang dihubungkan dengan proses kontemplasi seniman batik pada jamannya yang biasanya menciptakan karyanya untuk kebutuhan kraton mengingat dulunya batik hanya bisa dijangkau oleh kaum ningrat. Maka terciptalah motif-motif batik seperti Wahyu Tumurun, Kawung, Klithik, Sido Mukti, Parang dengan berbagai variannya, Mega Mendung dll. Semua yang saya sebutkan adalah “batik pakem”
Di negeri kita ini hampir semua daerah utama memiliki batik dengan ciri khas tersendiri walaupun secara umum batik dibagi 2 kelompok besar: batik pesisiran (daerah pinggir laut) dan batik Jogja-Solo (pedalaman). Dua kelompok besar ini membuat khazanah batik Indonesia menjadi kaya luar biasa. Batik pesisiran biasanya menggunakan warna-warna terang dan aplikasi motif yang lebih ringan dan ceria serta menggambarkan objek secara gamblang dan nyata sedangkan batik pedalaman lebih didominasi oleh lebih banyak warna gelap yang lazim disebut sogan (coklat, hitam, kelabu) dan penggambaran objeknya lebih abstrak dan penuh simbol.

Batik Cirebonan adalah contoh batik pesisiran yang paling memasyarakat saat ini. Dengan warna yang gonjrengnya batik Cirebonan mampu menyelinap ke dalam hati para penggemar instan karena memungkinkan mereka untuk bergaya dengan batik secara lebih mudah. Ciri khas batik Cirebonan juga terletak pada objeknya: tanaman, burung-burung, langit berarak, matahari, dll dan satu lagi yaitu “tumpal”. Tumpal adalah aplikasi motif penyelaras di ujung kanan atau kiri kain yang biasanya diletakkan di depan ketika batik dipakai sebagai sarung.

Batik pedalaman atau Jogja-Solo lebih banyak bermain dengan simbol dan pemaparan ide secara abstrak dan mengedepankan kesan sakral dalam setiap motif pakemnya. Misalnya “jarik” Sido Mukti adalah ekspresi doa kebahagiaan, kemakmuran dan kelanggengan desainernya sehingga dipakailah batik ini sebagai salah satu pakaian pengantin. Sebaliknya batik bermotif Parang tidak direkomendasikan dikenakan dalam prosesi itu.

Proses dalam membatik
– memilih media
– memilih motif
– menggambar motif (mola)
– membatik (menutup bagian dengan lilin sesuai pola)
– mewarnai (nyelup)
– membuang lilin (nglorot) dengan cara merebus kain yang telah dicelup
– mengeringkan
– membersihkan batik dari sisa-sisa lilin yang menempel

Tidak terlalu sulit bukan? Tidak ada salahnya jika kita mau mencoba. Kalau ada waktu, silakan kunjungi Musium Tekstil di Jl. Karel Sasuit Tubun, Jakarta yang mengadakan kursus batik secara reguler. Anda akan bertemu dengan para seniman dan instruktur yang dengan suka rela berbagi ilmu, pengalaman dan kecintaan budaya.

Banyak istilah dalam dunia perbatikan yang mungkin tidak terlalu dikenal secara luas misalnya isen, semen, nitik, nyolet, dll. Namun itu bukan hal yang urgent bagi kita untuk mengetahuinya. Untuk saat ini mari kita mencintai dulu batik kita dengan cara memakainya baik setiap hari maupun pada acara-acara tertentu saja.

Kiranya tulisanku di Hari Batik ini cukuplah untuk memberikan penghargaan pada batik dan pelestarinya serta membagi sedikit pengetahuan bermanfaat.

Selamat Hari Batik
Mari pakai batik paling tidak sekali seumur hidup 🙂

Otw Blok M di Ekspres MC2636 – 7:45 pagi

Penumbra Haiku

..... Just ....... Haiku .....

ram H singhal

Journey of Creative Enlightenment

Flora Fiction

A Creative Space

tinytotspoetry

Aspiring to be the best at writing. Poetry lover, haiku and free verse to be precise, I hope to one day master

myScribbles

Absent-minded musings

Melody Chen

Word-Experimentalist

Den of Dreams

Creativity Is a Wild Thing

Daydreaming as a profession

Just writing some poems. No pics, no GIFs, no vids. Keeping it simple.

Pee Kay

voice_of_the_pen

The Broken Specs

Here's To Express.. :)

Indonesia Labour Database

Knowledge is Power

Light Play ~ Revitalize

we are fish that play in a sea of light

Cooking

recipes, tips & ideas

Simplify Tasks

Want to learn the simple way?

myvvoice

Escaping reality or facing reality.

The BELOVED

Our hearts are home, secured in God's Love. Find Hope and Encouragement in The LORD, The HOLY BELOVED.

Обзоры от Марковича

смартфоны, тарифные планы, приложения, спектакли, выставки, развитие сельского туризма в России

thoughts and entanglements

A collective of poems and photos. All photos taken by me unless stated otherwise.

Rusted Honey

Poetry, haiku, tanka, and micropoetry

OwnShadow

Looking for people to share the written word

Madamsabi's Blog

Coffee For The Mind, inspiration for the soul!

unbolt me

the literary asylum

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Inner Peace

True wealth is the wealth of the soul

Luna

Pen to paper.

(Metanoia)

Fan of GOD

The Art of Blogging

For bloggers who aspire to inspire

Verona

- Renee verona -

Bombay Ficus

Running, Writing, Real Life Experiences & Relatable Content.

Learning to write

Just your average PhD student using the internet to enhance their CV

a.mermaid'spen_

I rant and write ;)

New Lune

A blog full of tips, inspiration and freebies!

Belajar Numerik Al Quran

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (Al Qamar 22, 32, 40)

chipping in

listen, and keep it clean

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Dread Poets Sobriety

Irreverence's Glittering New Low!

Asosiasi Mahasiswa Pecinta Literasi

Nge-literasi atau terjajah selama-lamanya?

Alifis@Corner

Apa adanya, selaraskan akal dan hati

bibilintikan

just a little nod in the ocean

Chez Lorraine

A journal of an Indonesian in The Netherlands

%d bloggers like this: