August 22, 2010
rike jokanan

2 comments

duhai Tuhan… aku lelah main petak umpet dengan-Mu. jikalau ada, sajikan saja Al-Maidah padaku jikalau tidak, timbun saja aku dengan Al-Ahqaf sudah berkali kubuka Al-Fatihah tapi tak juga kutemui para Al-Ikhlas yang ada hanya Al-An’am… lama-lama kuabaikan saja An-Naba ini kuberpaling saja menuju Al-Hujurat di bukit Al-A’raf biar kupuas tidur dalam pelukan Al-Lail ditemani sekelompok An-Nahl yang berdengung hingga Al Fajr tiba. *gundah dan nyeri punggung selama sebulan*

2 thoughts on “duhai Tuhan… aku lelah main petak umpet dengan-Mu. jikalau ada, sajikan saja Al-Maidah padaku jikalau tidak, timbun saja aku dengan Al-Ahqaf sudah berkali kubuka Al-Fatihah tapi tak juga kutemui para Al-Ikhlas yang ada hanya Al-An’am… lama-lama kuabaikan saja An-Naba ini kuberpaling saja menuju Al-Hujurat di bukit Al-A’raf biar kupuas tidur dalam pelukan Al-Lail ditemani sekelompok An-Nahl yang berdengung hingga Al Fajr tiba. *gundah dan nyeri punggung selama sebulan*

  1. Innalloha ma’ashobiriin :Pucapkanlah “Alhamdulillah” karne sesungguhnye setiap musibah (walopun hanya tertusuk duri) nyang menimpa seorang muslim adalah penghapus dosa.

    Like

  2. aqse said: Innalloha ma’ashobiriin :Pucapkanlah “Alhamdulillah” karne sesungguhnye setiap musibah (walopun hanya tertusuk duri) nyang menimpa seorang muslim adalah penghapus dosa.

    matur nuwun pencerahannya, Bang Aqse…

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: