SEMOGA TAK TERTUNDA YANG HARUS TERJADI

SEMOGA TAK TERTUNDA YANG HARUS TERJADI

(tidak bermaksud menyinggung siapapun)

Kalau dihitung-hitung banyak kejadian atau fase dalam hidup saya yang datangnya terlambat atau katakanlah terntunda dalam rangka pendewsaan atau penyiapan yang dikaruniakan Tuhan bagi saya. Setahun, dua tahun atau satuan waktu lain menjadi sebuah waktu tenggang yang biasa bagi saya. Misalnya saya lulus uMPTN setelah 2 kali mencobanya. Saya mendapat kesempatan kerja “enak” setelah bekerja di dua tempat. Tujuan saya mendapatkan kerjaan yang sekarang juga mesti menuggu 3 tahun setelah sebelumnya digembleng untuk bersiap.

Saya terbiasa dengan sesuatu yang tidak tepat waktu.

Namun, kali ini saya benar-benar berharap bahwa keinginan saya untuk melihat Indonesia yang lebih baik tidak tertunda lagi. Telah berkali rakyat dibohongi. Para pejabat yang awalnya bermulut manis hanya menjadi semacam garda depan tapi tanpa fungsi maksimal karena hanya semacam bumper mobil berbahan plastic.

Lihatlah keadaan para korban bencana alam. Pada kemana itu orang-orang yang kala kampanye senyumnya selebar daun pintu? Ngomongnya aja manis kayak gula tapi hanya pada saat mereka sedang menjaring massa demi kepentingan politik (baca: kepentingan perut) saja!!!

Nggak nyadar bahwa perut kenyang dan kemewahan (yang masih belum juga cukup buat hidup tenang) adalah hasil dari kebohongan yang memurukkan rakyat yang pernah nyontreng atau nyoblos muka mereka.

Ternyata kesadaran tempatnya tidak pada orang yang sudah pernah melanglang-buana ke negeri orang atau berprestasi dengan setumpuk penghargaan. Kesadaran adalah milik manusia-manusia biasa yang berani menjelajahi kekerdilan dirinya seperti Werkudara yang mampu menyelam dalam samudera dan masuk ke dalam kuping Dewa Ruci. Kesadaran tidak pilih kasih tapi dia tidak sudi memalsukan diri menjadi kedermawanan sekejap yang lagi-lagi tujuannya untuk mencetak pahala berupa kesuksesan besar di kemudian hari.

Mari kita bina kesadaran dalam diri tanpa memikirkan bingkisan dan bungkusan apa yang akan kita dapatkan setelahnya.

Wahai para pejabat, orang kaya dan orang yang masih selamat dari bencana,

Mari kita mengasah diri kita dengan senantiasa berbuat baik pada manusia dan alam sekitar kita. Tinggalkan alas kaki, berjalanlah tanpanya, merasakan panas dan dingin mereka lalu membaur untuk kedamaian bumi.

Duh, Mbok Dewi Sri… Kala mana yang telah menusuk tubuh sucimu?

Keramat, 27 Oktober 2010 – 2:25 siang

12 thoughts on “SEMOGA TAK TERTUNDA YANG HARUS TERJADI

  1. rikejokanan said: cariiiii! (cari nasi, cari orang)

    jauhhh…yang dicari lagi belajarrr.. belajar pramukaaa… belajar holtikuturaaa…. tapi nggak ke KinahRejo ato Mentawai belajarnyaaa… ke Afrika n Belandaaaa….ada juga yang ke China dan vietnammm.. hiks :((

    Like

  2. rikejokanan said: cariiiii! (cari nasi, cari orang)

    Lha ya memang mereka itu cuma mikirin kesenangan dan perutnya sendiri kok.Tau nggak nak, ada lho mantan anggota DPR yang masih keliling dengan kendaraan dinas DPR RI (ada logonya Garuda di plaat nomornya), padahal dia sudah nggak kepilih di DPR periode yang sekarang menjabat. Lebih hebatnya lagi, mobil itu pun dikemudikan suaminya yang ternyata seorang pejabat tinggi di suatu kementerian. Apa ora mung mikiri senenge dewe, ra peduli karo rakyate???

    Like

  3. ohtrie said: jauhhh…yang dicari lagi belajarrr.. belajar pramukaaa… belajar holtikuturaaa…. tapi nggak ke KinahRejo ato Mentawai belajarnyaaa… ke Afrika n Belandaaaa….ada juga yang ke China dan vietnammm.. hiks :((

    huuuuuu!!! kebanyakan belajar… apa iya kalau belajar kok nggak pulang-pulang? kalau belajar itu ya secukupnya trus diimplementasikan di tempat asal biar rakyatnya hidup sejahtera ora kelara-lara apalagi menderita teraniaya… sik, sik… ke Vietnam belajar opo???

    Like

  4. jandra22 said: Lha ya memang mereka itu cuma mikirin kesenangan dan perutnya sendiri kok.Tau nggak nak, ada lho mantan anggota DPR yang masih keliling dengan kendaraan dinas DPR RI (ada logonya Garuda di plaat nomornya), padahal dia sudah nggak kepilih di DPR periode yang sekarang menjabat. Lebih hebatnya lagi, mobil itu pun dikemudikan suaminya yang ternyata seorang pejabat tinggi di suatu kementerian. Apa ora mung mikiri senenge dewe, ra peduli karo rakyate???

    subhanallah… aku miris, Bunda… kasihan secara rohani dan mental mereka sebenarnya sangat tidak sehat walau secara fisik mereka benar-benar sehat dan tercukupi sedangkan rakyat ini sudah lah badan rusak, mental bersih mau dianiaya pula…bersyulurlah kita semua dilindungi dari menjadi manusia tamak tak ingat manusia lain…

    Like

  5. jandra22 said: Lha ya memang mereka itu cuma mikirin kesenangan dan perutnya sendiri kok.Tau nggak nak, ada lho mantan anggota DPR yang masih keliling dengan kendaraan dinas DPR RI (ada logonya Garuda di plaat nomornya), padahal dia sudah nggak kepilih di DPR periode yang sekarang menjabat. Lebih hebatnya lagi, mobil itu pun dikemudikan suaminya yang ternyata seorang pejabat tinggi di suatu kementerian. Apa ora mung mikiri senenge dewe, ra peduli karo rakyate???

    Semprul mereka semua yang busuk

    Like

  6. rikejokanan said: subhanallah… aku miris, Bunda… kasihan secara rohani dan mental mereka sebenarnya sangat tidak sehat walau secara fisik mereka benar-benar sehat dan tercukupi sedangkan rakyat ini sudah lah badan rusak, mental bersih mau dianiaya pula…bersyulurlah kita semua dilindungi dari menjadi manusia tamak tak ingat manusia lain…

    Kalau mau tau kisah lengkapnya kirimi aku PM ya, nanti tak critani sak pepake!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s