7 thoughts on “TIME TO DECIDE

  1. Sudah waktunya menentukan apakah gw akan jadi karyawan terikat seperti sekarang atau gw akan memilih profesi lain yang tidak membuat gw terbelenggu kecuali oleh kesungguhan hati dan kemerdekaan jiwa gw sendiri?Pekerjaan gw sekarang sangat menyita waktu sehingga gw nggak sempat mengistirahatkan badan untuk melakukan kegiatan yang tidak berhubungan dengan kerjaan gw. Pagi gw selalu bangun paling tidak jam 5:00 pagi. Lalu gw berangkat ke meeting point yang jarak tempuhnya 1 – 1.5 jam tergantung kondisi lalu-lintas. Kemudian disususl jarah tempauh dari meeting point ke area kerja yang bervariasi dari 45 – 180 menit bahkan ada yang memakan waktu hingga 300 menit (Majalengka) dengan mobil.Kemudian waktu sekitar 3 – 4 jam gw lewatkan di area kerja; kadang meelalhkan kadang ringan; kadang menyebalkan karena harus menghadapi orang-orang yang menipu atau nggak mudeng kerjaan, kadang nyantai dan lancar. Akhirnya kembali ke rumah gw dengan selamat sejauh ini paling malam jam 12:00 tengah malam, paling cepat jam 5:00 sore tapi hampir selalu jam 10:30 malam gw baru bisa membuka pintu rumah.Apakah ini pekerjaan sehat? Kalau gw lakukan dengan damai memang sehat tapi akhir-akhir ini gw merasa gw mulai bete karena lingkungan kerja yang kurang kondusif untuk diri gw pribadi. Gw menemukan ketidakmerdekaan sebagai diri gw. Ada sebuah kekuatan yang menginginkan keseragaman berpikir bukan dalam ranah professional melainkan dalam ranah pribadi. Kalau lo nggak kayak kami maka lo tidak baik dan pantas dicap kafir atau apaptis atau apa lah itu kosa kata yang mereka miliki.Ok, then sekarang gw mulai berpikir untuk mengganti profesi. Tapi apa ya? Hihihihi…Time to decide…Tangerang, 30 November 2011 – 11:08 pagi

    Like

Leave a comment