APAKAH SAYA PERLU TIVI?

TV, APAKAH SAYA PERLU?

Kebutuhan saya terhadap televisi masih saya pertanyakan. Sejak saya terbilang cukup penghasilan untuk membeli kotak ajaib 8 tahun lalu, saya belum juga memilikinya. Teman-teman yang mengenal saya hanya sekilas akan mengasihani saya karena hanya orang melaratlah yang tidak punya TV. Teman yang kenal keseharian saya menilai saya aneh atau pelit karena untuk beli TV saja perlu mikir bertahun-tahun. Keluarga saya saja yang memaklumi karena mereka benar-benar menghargai saya atau mungkin karena sama-sama tidak menganggap TV sebagai hiburan standard minimum.

Dari SD sampai SMP saya gemar memelototi tabung gambar tersebut. Saat itu saya hanya punya TVRI nasional, TVRI Surabaya/Yogyakarta, TPI. Lalu SMA saya mulai tidak percaya pada keajaiban TV. Lalu saya mulai menyapih diri untuk tidak addict TV.

Sekarang, saya merasakan sedikit kegoyahan. Sejak saya menengok acara Oprah, Kick Andi, Nanny 911, Sigi, Kiamat Sudah Dekat, Global Trekker, dan beberapa acara lain ketika saya mengunjungi rumah kerabat saya atau TV kabel di kantor Lia Taruna; saya merasa perlu TV.

Suatu hari saya ditinggal sendiri di rumah teman saya. Sementara orang-orang pergi, saya bengong setelah pekerjaan rumah beres. Main komputer sudah terlalu lama. Maka saya stel TV tanpa menemukan program yang berguna. Hanya ada gosip, iklan, bola, sinetron… Acara yang pernah membuai saya ternyata tidak sedang on the show. Walhasil dalam waktu 4 jam saya hanya sibuk memencet remote c0ntrol menghindari yang buruk mencari yang menarik yang tidak pernah ketemu.

Saya menjadi frustrasi. Dilema meremas jantung saya. Beteee sama TV…

Saya hanya bisa berdoa semoga punya teman hidup yang punya TV sehingga kalaupun saya “menjadi” punya TV, TV tersebut bukan benar-benar saya miliki dan tidak menyita waktu saya ketika justru saya serius menghadapinya.

Saya ingin n0nt0n TV tanpa memiliki TV sehingga rasa sayang saya hanyalah semata-mata karena TV tersebut membawa maslahat bagi saya.

*** Saya sedang berkhayal punya TV yang hanya bisa saya tonton pada saat acara klangenan saya main.