March 1, 2008
rike jokanan

no comments

800 TAHUN RUMI

Acara 800 Tahun Rumi…

Mengesankan.

Zawawi Imron membawakan 3 puisi: puisi Rumi, puisi karyanya sendiri yang berjudul Lidahku Berdzikirlah dan sebuah puisi lainnya yang dibaca bersama Ratih Sang berjudul Ibu.

Taufiq Ismail: membaca puisi: Ketika Adzan Berkumandang Airmataku Berlinang Sholatku Demam Garang.

K. H. Musthafa Bisri (Gus Mus): mengulas Rumi, hidup dan karyanya sekaligus membaca berupa-rupa puisi Rumi dan puisi beliau sendiri.

Menyentuh kalbu dan jiwa. Mencerahkan jiwa yang penat.

Terima kasih semua atas semua. Subhanallah.

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: