MENCARI HOT SPOT DI WTC SERPONG

MENCARI HOT SPOT DI WTC SERPONG

Sekarang saya punya jurus jitu untuk ngirit sejak BBM naik. Saya nge-net di area hotspot tiap akhir pekan. Jadi kerjaan saya tiap hari Sabtu atau Minggu jika tidak sedang menikmati kesempatan yang lain adalah hunting hotspot di Tangerang.

Awalnya saya agak canggung karena kok rasanya gimana gitu… selain itu yang biasanya bawa tas kecil maksimal isi mukena, dompet, kamera dan satu buku sekarang tambah notebook dan perangkatnya yang dibutuhkan. Saya serasa menjadi IT programmer profesional yang kemana-mana tak mau lepas dengan “istri pertama?”.

Ada sebuah pengalaman yang sangat mengesankan ketika saya ber-hotspot di WTC Serpong. Rupanya tempat itu adalah favorit para hotspotter muda yang kebanyakan kaum Adam berkumpul. Alhasil semua meja terisi baik oleh para pengunjung yang sedang lapar maupun kelompok pemuda ber-laptop yang sedang serius. Saya hanya bisa celingukan.

Bingo! Dibelakang panggung ada meja dengan 2 kursi. Tak berpenghuni. Maka dengan segera saya menjajahnya dan memulai aksi. Para hotspotter yang – mungkin – sudah langganan disini memandangi saya dengan tatapan asing karena saya memang orang asing bagi mereka. Seandainya mereka perempuan saya mau bergabung dengan mereka tapi karena mereka semua berdada rata, saya memilih menyingkir. Bukan apa-apa, selain laki-laki mereka juga terkesan sangat jago IT (saya sempat mencuri dengan obrolan mereka) sedangkan saya kan gaptek, takut ditertawakan.

Maka dengan percaya diri saya connect ke wireless yang tersedia dan mulai bekerja. Saya tidak sadar bahwa ternyata dibelakang saya ada beberapa makhluk tak diundang turut menikmati gambar-gambar yang tampil di layar monitor. Dan karena tidak terlihat oleh mata saya, saya cuekin saja.

Makin lama mereka ternyata juga makin bertambah. Dan, saya masih malas melihat mereka. Akhirnya salah satu dari mereka berkata-kata.

“Tante, buka gambar hewan-hewan yang di Afrika tadi dong.”

Wow, wow, wow… Ada tujuh orang anak usia SD dan Tk sedang ngeriung dibelakang saya. Rupanya mereka haus hiburan seperti saya juga.

“Oh, ok. Ya udah, tunggu ya.” Saya berpamitan pada teman chat saya untuk melayani “client” saya.

Kami pun bersama-sama browsing gambar-gambar dan video-video hewan dan pemandangan. Saya juga bukakan situs yang berisi pelajaran bahasa Inggris yang fun dan edukatif. Setelah sekitar satu jam, saya melihat indikator battery saya melemah.

“Ok, kapan-kapan lagi ya. Udah low bat nih.”

“Makasih ya Tante.”

“Sama-sama.”

“Eh, Tante, Tante. Tante lagi sedih ya?” tanya si gendut sipit.

“Emangnya kenapa?”

“Tadi kan Tante lagi sekali-sekali chatting curhat kalau lagi sedih karena handphone-nya ilang dan pacarnya lagi marahan juga ha ha ha…”. Si gendut sipit tertawa gembira diikuti cekikikan teman-temannya yang lain.

“Patah hati nih ye… Kasihan deh Tante. Udah pacarnya marahan, hapenya kecopetan pula.”

Saya tersenyum menahan marah. Aduh, susahnya menghadapi anak-anak. Mau marah, mereka masih kecil dan anak orang tak dikenal. Tidak marah, malu di tengah keramaian. Seperti makan buah simalakama. Atau lebih tepatnya adalah saya seperti buah simalakama.

Saya berjanji tidak akan chatting di tengah keramaian seperti ini. Dan saya berjanji nanti akan mengajari anak saya untuk tidak mendekati hotspotter yang sedang sibuk.

Awal Juli 2008

11 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Dread Poets Sobriety

Irreverence's Glittering New Low!

Asosiasi Mahasiswa Pecinta Literasi Islami (AMPLI)

Nge-literasi atau terjajah selama-lamanya?

Alifis@Corner

Dinamisasi Otak dan Hati dengan berbagi informasi, ilmu dan pengetahuan

bibilintikan

just a little nod in the ocean

Chez Lorraine

A journal of an Indonesian in The Netherlands

My First Orchid

LEARNING TO CARE FOR YOUR FIRST ORCHID

DBR Foundation Blog

Coming together to solve global problems

Lukecats

About cats and man

A Charmed Yogi

Inspiration to live your yoga from a passionate yogi & yoga teacher

Tatikprice's Blog

Life's experiences of a thirtysomething girl living in the far east of London

%d bloggers like this: