KEPOMPONG DITINGGALKAN KUPU-KUPUNYA

KEPOMPONG DITINGGALKAN KUPU-KUPUNYA

Kepompong ini merindukan kupu-kupu

Kemanakah makhluk cantik yang pernah mendekam di dalamku?

Yang dulu kuselimuti dengan cangkang lenturku,

Yang dulu pernah mendengkur dalam kantongku,

Yang dulu pernah berendam dalam cairan lembutku,

Yang dulu berpuasa dalam bisuku.

Dia ‘tlah meninggalkan lubuk ini

Si cangkang kepompong bodoh ini

Jelek pun tiada berguna lagi

Ketakbermanfaatan sedang dia tangisi

Keberadaannya sedang dia sesali

Waktu telah menggerus asa yang dia kebiri.

Andai kau bertemu si kupu-kupu,

Tolong, Kawan, kau beritahu

Bahwa aku, si kepompong kosong ini, sedang menunggu

Kuharap ia mau menyambangiku

Menclok* sejenak menghibur kefanaanku

Menari berputar napak tilas proses hidup yang kian melayu

Kepompong jelek ini

Tak sadar arti proses dan prosesi

Sepasang keberadaan yang sepanjang hidup harus dia alami

Setiap tahap menempati jangka yang nisbi

Sebentar dan lama bukanlah janji

Yang ada hanyalah membuka-buka pintu misteri

Kepompong menangis

Kupu-kupu menari dan berdendang

Telur berserakan di dedaunan

Ulat tetasan merangkak kemana-mana

Lalu?

Aku, kepompong itu tujuan selanjutnya…

September 25, 2008 – 10:57pm

* menclok: hinggap

34 thoughts on “KEPOMPONG DITINGGALKAN KUPU-KUPUNYA

  1. shafa2hilman said: betuuuuuulll..duh Gustii..kok ternyata ada ya,,yang masih ngrasain masa2 itu..mana ada anak sekarang kayak gitu..jaman berubah..

    masih terkenang sampai saat ini lho, Mbak. masa kecil saya seperti petualangan di negeri dongeng karena sekarang setting-nya udah beda banget. masa dulu seakan tak nyata kalau kita cerita sama anak-anak jaman sekarang atau orang yang tinggal di kota.bersyukur kepada Allah….

    Like

  2. rikejokanan said: saya inget juga tembang itu. sambil menjepit enthung (kepompong) pohon jati dengan jempol dan telunjuk kita nyanyikan tembang itu trus enthungnya tolah-toleh he he he…

    betuuuuuulll..duh Gustii..kok ternyata ada ya,,yang masih ngrasain masa2 itu..mana ada anak sekarang kayak gitu..jaman berubah..

    Like

Leave a reply to shafa2hilman Cancel reply