August 15, 2009
rike jokanan

12 comments

BERKATA MANUSIA

BERKATA MANUSIA

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku ingin percaya bahwa takdir tak pernah merugikan manusia tapi rasanya tak mungkin karena rupanya hidup kadang tak adil”.

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku ingin percaya bahwa tak ada pilihan lain selain takdir yang kita jalani tapi rasanya tak mungkin karena rupanya yang saat ini mesti diganti”.

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku ingin percaya bahwa hidup ini penuh hikmah tapi rasanya tak mungkin karena rupanya lebih banyak orang yang tak menemukannya”.

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku ingin percaya bahwa Tuhan akan memberi kita jalan keluar bagi segala urusan tapi rasanya tak mungkin karena ruapanya manusia niscaya mesti berusaha menciptakan solusinya”.

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku ingin percaya bahwa aku bisa menyelesaikan segalanya tapi tak mungkin karena rupanya waktu dan ruang kita adalah dimensi yang sangat trerbatas”.

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku ingin percaya bahwa aku punya sesuatu tapi rasanya tak mungkin karena ternyata yang kukatakan milikku selalu berlalu seperti terbangnya debu dari atas meja”.

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku ingin percaya bahwa aku tak percaya tapi rasanya tak mungkin karena aku terus menerus percaya dengan segala yang tak kupercaya adanya”.

Berkata manusia

“Sesungguhnya aku sungguh percaya adanya sesuatu yang dapat dipercaya namun sangat sulit untuk dilakukannya dan sebaliknya. Semuanya lengkap seperti sisi-sisi berlian yang jika satunya tak berkilau yang lain memantulkan cahaya dan berlian itu tak berubah nilainya”.

Kasasi – July 5, 2009 – 9:27pm

12 thoughts on “BERKATA MANUSIA

  1. peluk mbak rike..kangen bangetttt…aimisyuuuu…sungguhhh

    Like

  2. mbak Indahhhh… udah diterima blum CD-ne ama ibu?

    Like

  3. ha??? belom mbak..ndak ada paketanpun tuh..kapan kirim ya mbak? saya ndak ada kabarpun..huhuhuhu..*mulai sedih takut diembat sama tukang pos*

    Like

  4. wehhh… berarti udah 2 paketku yang nyangkut di kantor pos. 2 minggu lalu aku kirim wesel ke Pekalongan juga nyangkut dan kirim ulang. sabar, Mbak… ntar tak urus ke kantor pos… sorryyyyyyy…

    Like

  5. santai mbak.gapapa kok..mbak, punten..minta alamat juga dong..saya janji yang dulu belom kelaksanan..pm ya..

    Like

  6. huokeeee….btw, ini aku baru ngempi lagi… setelah sekian lama fesbukan ha ha ha… tapi mungkin sekarang cuma bisa seminggu sekali. duh, mesakake yang baru pindah rumah dan belum nyambung internet ha ha ha…

    Like

  7. rikejokanan said: huokeeee….btw, ini aku baru ngempi lagi… setelah sekian lama fesbukan ha ha ha… tapi mungkin sekarang cuma bisa seminggu sekali. duh, mesakake yang baru pindah rumah dan belum nyambung internet ha ha ha…

    ha? pindahan to mbak? wah,,aku siap menantikan kelahiran karya dan ulasanmu mbak..

    Like

  8. rikejokanan said: huokeeee….btw, ini aku baru ngempi lagi… setelah sekian lama fesbukan ha ha ha… tapi mungkin sekarang cuma bisa seminggu sekali. duh, mesakake yang baru pindah rumah dan belum nyambung internet ha ha ha…

    Berkata saya : Apa kabar mbak? Ada apa dengan FB sehingga dirimu dijemputnya kesana?

    Like

  9. rikejokanan said: huokeeee….btw, ini aku baru ngempi lagi… setelah sekian lama fesbukan ha ha ha… tapi mungkin sekarang cuma bisa seminggu sekali. duh, mesakake yang baru pindah rumah dan belum nyambung internet ha ha ha…

    Berkata manusia (hutan):Jadi? Hendak apakah kita di sini? Terlenakah jadi manusia yang takluk di bumi ini?

    Like

  10. rikejokanan said: huokeeee….btw, ini aku baru ngempi lagi… setelah sekian lama fesbukan ha ha ha… tapi mungkin sekarang cuma bisa seminggu sekali. duh, mesakake yang baru pindah rumah dan belum nyambung internet ha ha ha…

    inggih… pindahan… ini masih belum beberes. tugas satu lagi: ke kantor pos hi hi hi…

    Like

  11. bundel said: Berkata saya : Apa kabar mbak? Ada apa dengan FB sehingga dirimu dijemputnya kesana?

    alhamdulillah, baik-baik, Bundaku sayang… MP tetep bikin saya merindukan diri saya yang terdalam, Bunda. corat-coret menggoreskan pena jiwa biarpun belum gemerlap seperti pujangga… I love you full, Bunda 🙂

    Like

  12. smallnote said: Berkata manusia (hutan):Jadi? Hendak apakah kita di sini? Terlenakah jadi manusia yang takluk di bumi ini?

    pon… jadi, jadi… kita hendak bersuka-ria… manusia, jangan terlena… kita masih harus melangkah ke sudut-sudut terpencil di jiwa kita…

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: