August 29, 2009
rike jokanan

9 comments

The Palace of Illusions

Buku ini berisi cerita wayang Mahabharata versi India, dikisahkan dari point of view Mbak Drupadi. Bagus juga lho…

Lumayan buat refresh ingatan tentang komiknya Oom R. A. Kosasih dan cerita wayang versi Jawa yang melingkar di pita kaset almarhum Kanjeng Rama.

Drupadi alias Panchali digambarkan sebagai perempuan yang banyak bertanya, kurang sabaran, anti kemapanan, suka belajar dan beberapa kualitas yang tidak biasa dimiliki oleh perempuan wayang lainnya.

Dalam versi ini, Drupadi mempraktikkan poliandri. kelima ksatria Pandhawa dia persuami.

Setelah membacanya, saya mencatat sebuah kesan mendalam yang tertoreh di puisi miskin berikut ini. Semoga berkenan dengan cara saya berbagi. Selamat menikmati.

THE PALLACE OF ILLUSIONS IN A POETIC REVIEW

Kudapati kemarahan Panchali di dasar hatiku.
Pertanyaannya sambung-menyambung dengan lipatan penasaranku.
Rasa gundah dan rindu menjadi jurang, menganga didasari duri panas yang siap menghanguskan keberanianku.
Apalah arti istana tanpa ratunya
Sebagaimana pemerintahan tanpa raja?
Matahari memanjati batang-batang kelapa dan dari puncaknya dia meluncur terjun ke lautan, waktuku menuai janji kekasihku tlah tiba.
Tak peduli lagi pada sara cemburu atau ketepatan cintaku,
Aku mesti menagih catatan dewata.

Tak usah disesali, duka dan suka seperti kue lapis manis:
Sama rasa beda warna dan aroma.
Perang mesti datang, menghantarkan istanaku kembali
Sebelum sang surya benar-benar lenyap dimakan cakrawala.

Dan di penghujung laga, aku remas hati yang dahaga kesumat dan cinta.
Wahai Penyesalan, salahkah aku memercikkan api yang mengobarkan banjir kematian?
Mati jasad,
Mati akal,
Mati hati.
Jujur catatan hidupku adalah jalan kecil yang kukira tak dilalui kecuali oleh pemberani istimewa.
Nyatanya, aku digelayuti paa dewa yang haus kemenangan terhadap pesaingnya…

Kini tinggal nuraniku saja.

Kasasi – 12:00malam

9 thoughts on “The Palace of Illusions

  1. Artinya aku dibolehkan meminjam :-))

    Like

  2. smallnote said: Artinya aku dibolehkan meminjam :-))

    boleh buangeeetssss…. kapan mau ketemuan?

    Like

  3. smallnote said: Artinya aku dibolehkan meminjam :-))

    apakah di dalam buku itu juga dikisahkan mengapa sampai drupadi melakukan poliandri?

    Like

  4. ujiarso said: apakah di dalam buku itu juga dikisahkan mengapa sampai drupadi melakukan poliandri?

    disebutkan, Mas Uji. disitu disebutkan bahwa Dewi Kunti yang membuatnya itu terjadi. kira-kir dia mengatakan “Kalau Arjuna menikah dengan Drupadi maka saudara-saudaranya juga”.

    Like

  5. ujiarso said: apakah di dalam buku itu juga dikisahkan mengapa sampai drupadi melakukan poliandri?

    ooo bukan itu maksudnya mbak rike, kalau dalam mahabharatha versi india (pakem) sebelum pada kehidupannya sebagai drupadi, dia pernah mengucap mantra “patim dehi” yang artinya “beri aku suami” sampai 5 kali. waktu mahabharata masuk ke Nusantara, teks ini termasuk yang di delete oleh si penterjemah 😀

    Like

  6. ujiarso said: ooo bukan itu maksudnya mbak rike, kalau dalam mahabharatha versi india (pakem) sebelum pada kehidupannya sebagai drupadi, dia pernah mengucap mantra “patim dehi” yang artinya “beri aku suami” sampai 5 kali. waktu mahabharata masuk ke Nusantara, teks ini termasuk yang di delete oleh si penterjemah 😀

    oh yang itu ada juga, Mas Uji. di buku ini memang digambarkan Drupadi orangnya nggak sabaran. doa yang satu belum dijawab, sudah minta yang lain.

    Like

  7. ujiarso said: ooo bukan itu maksudnya mbak rike, kalau dalam mahabharatha versi india (pakem) sebelum pada kehidupannya sebagai drupadi, dia pernah mengucap mantra “patim dehi” yang artinya “beri aku suami” sampai 5 kali. waktu mahabharata masuk ke Nusantara, teks ini termasuk yang di delete oleh si penterjemah 😀

    kayaknya novel yang asyik nih, banyak banget sekarang novel-novel pewayangan ya

    Like

  8. damuhbening said: kayaknya novel yang asyik nih, banyak banget sekarang novel-novel pewayangan ya

    bagus, Mas Damuhini yang nulis orang India, wayangnya versi India juga…

    Like

  9. rikejokanan said: ini yang nulis orang India, wayangnya versi India juga…

    wah, makasi, langsung masuk daftar belanjar bulan depan….

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: