BERAPA

BERAPA?

(hitungan mundur)

Menghitung itu seperti menghimpun pasukan, sekelompok prajurit yang dibariskan menunggu teriakan komandan. Tanpa tawaran mereka bergerak, maju ke medan perang. Jika mati, hitungan dimulai lagi dan sekelompok besar atau lebih besar lagi tiba: datang menumpas musuh yang bisa menang bisa juga kalah jika sandi komandan tak tepat.

Dan,

Sempalnya satu angka pasti akan mengakhiri hitungan. Prajurit kelak berhenti menyerbu, tak ada lagi yang datang oleh panggilan komandan. Niscaya dunia terasa damai…

Sebentar lagi

Hitungan itu berakhir

Menyudahi kelengangan ruang aula raksasa.

Apa yang bakal terjadi?

Berapapun harganya komandan akan menutup mulutnya, membuang peluit dan tongkat komandonya lalu menanggalkan lencana. Duduk di kursi goyang, menikmati godaan kopi pahit dan sepiring pisang rebus…

Hitunglah

Mundur.

Indra Puri Lampung – 26 November 2010 – 10:56 malam

2 thoughts on “BERAPA

Comments are closed.