November 28, 2010
rike jokanan

2 comments

TUA TANPA BERBANGGA

TUA TANPA BERBANGGA

Ada beberapa hal yang dulu pernah saya suka akan diri sendiri; salah satunya adalah kepekaan pada penderitaan orang lain. Kalau sudah berhubungan dengan kesusahan orang, saya akan menyingsingkan lengan baju. Apa yang bisa dilakukan akan saya lakukan karena secara financial tidak mampu.

Ternyata akhir-akhir ini saya merasa makin tua malahan diri tidak punya apapun yang bisa dibanggakan. Secara fisik semakin tidak mampu membantu orang lain sedangkan secara materi masih orang yang miskin.

Hari ini ada tetangga yang meninggal dunia. Rumahnya tepat di depan mushola yang ada tepat di sebelah kanan rumah. Karena dalam budaya lokal yang membantu di dapur adalah ibu-ibu, maka saya tidak terpakai disana. Karena yang meninggal lelaki maka yang menyelenggarakan jenazah harus lelaki, saya pun tak bisa berbuat apa-apa. Karena uang tak punya maka saya tak bisa menyumbang yang sedang kesripahan (mendapat musibah, Bahasa Jawa).

Dan, saya pun diam di rumah menikmati akhir pekan bersama Bob, kucing yang menjadi sahabat selain Bob yang satu lagi yang durasi dan frekuensi pertemuannya sangat terbatas.

Saya mulai berpikir bahwa bertambahnya usia tidak otomatis membuat seseorang makin berisi seperti biji padi yang siap dipanen walaupun gerakan merunduk bisa saja menyamai pohon padi. Kalau pohon padi merunduknya karena berisi, kalau badan renta merunduk karena lemah ditarik gravitasi.

Apakah mesti disesali proses yang tak terhindarkan ini? Rasanya justru akan tidak menyenangkan jika tidak bersikap bijak menghadapi pelemahan dan pengurangan dalam fase tenggelamnya masa kegemilangan ini.

Ya sudahlah. Tua dan tak berbangga mungkin telah menjadi jatah saya.

Tapi ada satu hal yang masih membuat harapan tak pernah redup dalam menerangi perjalanan ini: bahwa aku masih bisa membedakan yang tulus dan yang hanya di pelupuk mata.

Keramat – 28 November 2010 – 4:04 sore

2 thoughts on “TUA TANPA BERBANGGA

  1. smallnote said: Ah, filosofis sekali :p

    Ah, itu tergantung penilaian pembaca sekali :p

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: