KLEPON

KLEPON

Sudah lama nggak makan klepon kok rasanya kangen ya dengan makanan Jawa ini. Makanan yang rasanya “explosive” kalau pinjam deskripsi Rachel Ray tentang rasa masakan yang hebat. Makanya hari Sabtu ini jadwal nulis report jadi prioritas kedua setelah nguleni (mengaduk memakai tangan, Bahasa Jawa) adonan kleponku.

Klepon pertama saya bikin bertahun lalu waktu masih kelas satu es em pe dan kebagian pelajaran Ketrampilan Memasak. Pelajaran Ketrampilan di sekolah saya dibagi dalam kelompok Menjahit, Mengetik dan Memasak. Saya bersyukur dimasukkan sebagai kelompok koki kecil. Sekarang masih terasa semangatnya kalau lihat bahan mentah dan ingat teman-teman yang pernah jadi tim di kelas Memasak.

Klepon adalah makanan yang (biasanya) diwarnai hijau dengan air daun suji, (aslinya) diisi gula Jawa dan ditaburi kelapa muda parut. Ada filosofi klepon yang saya urut sendiri.

Klepon diberi warna hijau sebagai perlambang warna dedaunan dan wakil dari jiwa muda (kalau ada yang bilang kita masih hijau berarti kita dianggap muda kalau bukan goblog he he…). Dalamnya gula Jawa, manis yang mewakili keceriaan dan rasa syukur. Sedangkan parutan kelapa adalah perlambang rasa (sedikit) gurih yang menambah “keriuhan” penampinan si hijau manis di dalm ini.

So….

Kalau mau makan klepon kita bisa serasa muda kembali dan bersyukur bahwa keceriaan dan rasa syukur masih terselip diantara keriuhan merasa muda itu. Tak mengapa sekedar merasa muda. Muda tak mesti dikaitkan dengan usia seseorang. Biar usia uzur tapi jiwa mesti tetap gembira, penuh rasa terima kasih pada alam semesta yang telah mengenalkan kita pada diri kita dan Cinta.

Oke, siapa yang mau klepon?

Ayo bikin sendiri.

Atau beli di pasar.

Klepon oh Klepon… J

Pinang, 2 Juni 2011 – 9:59 malam

Foto dipinjam dari http://lapar.com/makanplus/klepon

5 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Belajar Numerik Al Quran

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (Al Qamar 22, 32, 40)

chipping in

Listen, and keep it clean

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Dread Poets Sobriety

Irreverence's Glittering New Low!

Asosiasi Mahasiswa Pecinta Literasi Islami (AMPLI)

Nge-literasi atau terjajah selama-lamanya?

Alifis@Corner

Dinamisasi Otak dan Hati dengan berbagi informasi, ilmu dan pengetahuan

bibilintikan

just a little nod in the ocean

Chez Lorraine

A journal of an Indonesian in The Netherlands

My First Orchid

LEARNING TO CARE FOR YOUR FIRST ORCHID

DBR Foundation Blog

Coming together to solve global problems

Lukecats

About cats and man

%d bloggers like this: