WC DAN RINDU RUMAH

WC DAN RINDU RUMAH

Ada semacam kepercayaan “kalau kita bisa buang hajat besar di suatu tempat dengan mudah maka artinya kita kerasan”. Rupanya ada indikasi kepercayaan itu berlaku bagi saya. Bagaimana bisa?

Beberapa minggu lalu saya ditugaskan ke daerah terpencil di provinsi Lampung. Sebuah pabrik pengolahan udang yang luasnya sekitar dua desa termasuk dengan tambak udang dan kawasan pengolahan serta sarana/prasarana untuk karyawan maupun tamu ada disana. Untuk saya dan seorang teman saya disediakan kamar di guesthouse yang menurut saya sih sekelas hotel bintang 3; satu kamar masing-masing tamu.

Saya merasa senang mengunjungi kawasan itu karena memang tak dinyana saya bisa ngambah (menginjakkan kaki, Bahasa Jawa) daerah se-mencil (pelosok, Bahasa Jawa) itu. Dari bandara Radin Inten, Bandar Lampung kami masih harus berkendara mobil hingga hamper empat jam disambung dengan menyeberang sungai sekitar sepuluh menit saja kemudian disambung lagi dengan mobil sekitar 30 menit barulah kami sampai di lokasi.

sampai sana saya kebelet ke WC tapi anehnya sudah beberapa kali nongkrong eh kok nggak terbuang juga sampah dalam perut ini. Akhirnya saya menyerah, menunggu hingga esok pagi tiba. Tapi ternyata sampah tak juga mau keluar; karena kata ibu saya kalau buang air besar tidak boleh dipaksa ya sudahlah saya mengalah saja.

Walhasil seharian kepala saya nyut-nyutan karena tubuh saya pebuh limbah yang tak keluar. Perut rasanya slemet-slemet (mules, Bahasa Jawa) namun apa daya tak kebelet.

Setelah tugas selesai kami berdua diantarkan ke kota Tanjung Karang untuk menginap di sebuah hotel di atas bukit menghadap lautan. kami terpaksa pulang ke kota karena jam 10:00 WIB keesokan harinya kami sudah haru terbang kembali ke Soekarno-Hatta. Kalau berangkat dari tambak wah bisa ketinggalan pak pilot…

Begitu menginjak pintu kamar hotel, perut saya langsung bereaksi dan alhamdulillah limbah yang menumpuk dan memadat tuntas sudah terbuang.

Saya heran mengapa disini saya bisa dengan lancar buang hajat sedangkan di guesthouse tambak saya “menderita”. Setelah beberapa mengingat-ingat, saya berkesimpulan bahwa saya memang tidak kerasan di daerah terpencil. Malamnya saya memang tidak bisa tidur karena suara-suara (misteri) yang entah cuma di pikiran atau memang menyelinap ke kuping saya.

Itu pertanda saya tidak merasa nyaman. Akhirnya metabolisme tubuh tidak normal dan tidak bisa e’ek dengan sukses. Paling tidak itulah penjelasan hubungan antara WC dan rindu rumah.

Cibaligo – Cimahi, 30 Mei 2011 – 1:46

4 responses

  1. jandra22 said: Suara misteri bagaimana sih mbak? Coba ceritain dong, biar kerasa banget seremnya.

    he he he… ada jengkerik, gludak-gluduk (tikus mungkin), burung malam, dll, Bunda… ini memang terpencil banget… sedikit lagi udah ke laut…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

COLORFUL SISTERS

Traveling Fashion Designers 🌼

Books by Patricia Furstenberg

Where Books and Dogs Travel through History

Shawn L. Bird

Original poetry, commentary, and fiction. All copyrights reserved.

Made of sticks and stones

Frank Regan in words

Penumbra Haiku

..... Just ....... Haiku .....

ram H singhal

Journey of Creative Enlightenment

Flora Fiction

A Creative Space

tinytotspoetry

Aspiring to be the best at writing. Poetry lover, haiku and free verse to be precise, I hope to one day master

myScribbles

Absent-minded musings

Melody Chen

Word-Experimentalist

Den of Dreams

Creativity Is a Wild Thing

Daydreaming as a profession

Just writing some poems. No pics, no GIFs, no vids. Keeping it simple.

Pee Kay

voice_of_the_pen

The Broken Specs

Here's To Express.. :)

Light Play ~ Revitalize

we are fish that play in a sea of light

Cooking

recipes, tips & ideas

Simplify Tasks

Want to learn the simple way?

myvvoice

Escaping reality or facing reality.

The BELOVED

Our hearts are home, secured in God's Love. Find Hope and Encouragement in The LORD, The HOLY BELOVED.

thoughts and entanglements

A collective of poems and photos. All photos taken by me unless stated otherwise.

Rusted Honey

Poetry, haiku, tanka, and micropoetry

OwnShadow

Looking for people to share the written word

Madamsabi's Blog

Coffee For The Mind, inspiration for the soul!

unbolt me

the literary asylum

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Inner Peace

True wealth is the wealth of the soul

Luna

Pen to paper.

(Metanoia)

Fan of GOD

The Art of Blogging

For bloggers who aspire to inspire

Verona

- Renee verona -

Bombay Ficus

Running, Writing, Real Life Experiences & Relatable Content.

Learning to write

Just your average PhD student using the internet to enhance their CV

a.mermaid'spen_

I rant and write ;)

New Lune

A blog full of tips, inspiration and freebies!

Belajar Numerik Al Quran

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (Al Qamar 22, 32, 40)

chipping in

listen, and keep it clean

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Dread Poets Sobriety

Irreverence's Glittering New Low!

Asosiasi Mahasiswa Pecinta Literasi

Nge-literasi atau terjajah selama-lamanya?

Alifis@Corner

Apa adanya, selaraskan akal dan hati

bibilintikan

just a little nod in the ocean

%d bloggers like this: