JUMAT 13

JUMAT 13

(waktu keramat dan bukaan energi)

Kalau dulu saya pernah menulis tentang Jumat ketigabelas dengan beberapa referensi termasuk film seri tivi waktu masih muda yang judulnya Friday The 13th maka sekarang sekedar sharing saja bahwa Jumat ketigabelas ini memang dikeramatkan seperti halnya manusia di berbagai belahana dunia mengeramatkan sebagian hari dengan alasan yang sama yaitu bahwa pada waktu itu terjadi sebuah tabrakan energi yang sangat besar sehingga ada “pintu” ke dimensi lain yang terbuka dan memungkinkan manusia untuk melintas seperti halnya ketika kita memasuki ruang satu dari ruang yang lain dengan menggunakan pintu yang berupa “irisan” atau “retakan” energi tersebut.

Ada memang waktu tertentu yang merupakan titik temu dari beberapa siklus atau beberapa orbit. Contohnya:

1. gerhana terjadi ketika bumi, matahari dan bulan berada pada posisi garis lurus.

2. petir terjadi ketika energi negatif atau positif bertabrakan atau bergesekan, ini bisa terjadi antara awan dengan awan atau awan dengan bumi.

3. tsunami terjadi ketika terjadi patahan di lengkung bumi pada saat kerak bumi telah mengalami titik jenuh kekerasannya.

4. dll pertemuan peristiwa-peristiwa yang menebalkan atau menonjolkan atau mentransformasikan atau merobek energi kalau menggunakan istilah saya yang naïve ini.

Nah begitu juga dengan yang namanya Selasa Kliwon, Jumat Kliwon, Satu Suro, Friday the 13th, angka 12, dll.

Saat-saat itu teristimewa karena menurut perhitungan budaya atau peradaban tertentu disitulah energi bertumpuk dan merobek batas dimensi sehingga kalau orangnya suka dengan yang horror-horror maka mereka menganggap ada daya gaib yang dikandung atau datang pada hari atau malam itu.

Bagi yang sibuk berdagang ya pada saat-saat keramat itu mereka berdoa (menggelitikin kaki langit) supaya hoki. Ada juga yang menganggap ada alien yang bisa kontak dengan mereka. Dan, ada juga orang-orang yang bersemedi supaya dapat nomor buntut.

Apa yang dipercaya akan terjadi pada saat keramat itu tidak perlu dipermasalahkan karena memang ada yang namanya penumpukan dan robekan energi tinggal mana yang kita anggap pas dengan ketertarikan kita. Silakan dipilih mau melongok dimensi yang mana…

Bicara-bicari tentang saat keramat, konon kabarnya tahun 2012 ini menjadi akhir perhitungan tahun suku bangsa Maya dan menjadi akhir dari dunia. Apakah benar? Ataukah ini semacam titik temu yang kita bahas di atas tadi? Bahwa tahun ini ada beberapa kekuatan yang bergesekan atau malah bertabrakan lalu menciptakan semacam bukaan yang membuat umat manusia melihat kebenaran secara masal. Entahlah, itu semua tergantung pada keyakinan dan pengetahuan kita.

Oke deh… Dari Friday the 13th jadinya bukaan dimensi alam hihihi…

Selamat berakhir pekan. Semoga hidup makin indah dan berwarna. Tak ada satu pun yang sia-sia, tak ada kebetulan. Semua adalah tatanan rajutan energi yang teratur dan “sepakat” untuk hadir di hidup kita.

Tangerang – 13 Januari 2012 (Jumat) – 11:24 malam

Silakan lihat tautan berikut sebagai referensi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Maya

http://taziex.nice-forum.net/t44-kalender-suku-maya

MEREKA MENGGUNAKAN SEMANGAT SEBAGAI BAHAN BAKAR

MEREKA MENGGUNAKAN SEMANGAT SEBAGAI BAHAN BAKAR

(sharing dari facebook 1)

Kenyataan yang begitu sederhana tetapi seringkali kita lewatkan. Kita berpikir bahwa memiliki kesadaran berarti terkait dengan hal-hal lain yang lebih besar, lebih spektakuler. Apa yang orang pikirkan tentang pengembangan batin? Pengembangan batin tidak berarti bersimbah cahaya dan musik. Pengembangan batin sangatlah sederhana. Ada disini dan saat ini. Orang mengira bahwa Pencerahan dan realisasi adalah sesuatu yang berada di tempat yang sangat jauh, peristiwa luar biasa dan mencengangkan yang sekali terjadi, maka akan mengubah segala sesuatu selamanya.

Pencerahan adalah sesuatu yang sangat sederhana hingga kadang-kadang kita tidak mampu melihatnya. Pencerahan itu ada disini, di hadapan kita, tetapi kita tidak menyadarinya. Dan Pencerahan adalah sesuatu yang bisa terjadi kapan saja. Dan pada saat kita melihatnya, itulah Pencerahan. Pencerahan sudah ada di sana sejak lama, tetapi mata batin kita tertutup. Ketika semua momen kesadaran saling berhubungan, kita pun mengalami Pencerahan.

Pada satu momen, kita seperti melihat dengan memakai teropong dan pandangan kita masih buram. Ketika kita mengalami suatu kejadian, kita mengalaminya lewat filter ide-ide, konsepsi, dan penilaian kita. Apa yang harus kita lakukan adalah membawa segala sesuatu dalam sebuah fokus yang tajam, untuk melihat segala sesuatu apa adanya.

Orang berpikir bahwa untuk menjadi seorang yang memahami spiritual, Anda harus menjadi benda kosmis yang tak berbentuk, yang sangat kita takuti. Bukan berarti kita tidak memiliki perasaan atau emosi kita menjadi datar. Seseorang masih memiliki dirinya apa adanya, pribadinya sendiri. hanya saja, kita tidak lagi percaya pada perasaan dan emosi. Pikiran orang yang cerah tidaklah kosong, pikiran mereka penuh dengan cinta kasih, kebahagiaan dan humor. Sangat ringan. Pada saat yang bersamaan juga sangat sensitif dan sangat cerdas.

Kesadaran sama seperti papan peselancar. Jika Anda adalah peselancar, Anda tidak akan ingin bermain di danau yang tenang. Anda menginginkan ombak yang besar. Yogi Agung Milarepa mengatakan, “Semakin besar gangguan, semakin besar kebahagiaan kita,” karena ia mengendarai gelombang itu, dengan piawai dan keseimbangan. Kelinci sangat lucu dan menggemaskan, tetapi mereka tidak memiliki potensi untuk menembus diri. Sebaliknya Harimau, mereka memang buas, tetapi mereka memiliki energi murni, yang jika digunakan dengan benar, akan sangat berguna dalam menempuh Sang Jalan.

Semua orang yang telah mengalami Pencerahan adalah orang-orang yang penuh dengan semangat. Hanya saja mereka tidak mengalirkan semangatnya ke saluran yang negatif. Mereka menggunakannya sebagai bahan bakar untuk mengirimkan mereka ke Pencerahan.

Seperti syair Yogi Agung Milarepa :

Terbiasa bermeditasi pada bisikan kebenaran yang sayup terdengar,

Aku lupa semua yang ditulis dan dicetak di buku-buku.

Terbiasa menerapkan semua pengalaman yang telah dialami bagi perkembangan spiritualku sendiri,

Aku lupa akan semua dogma dan sistem kepercayaan.

Terbiasa mengetahui makna ‘tanpa kata-kata’

Aku lupa cara mencari kata kerja dasar serta sumber kata dan istilah.

Dirangkai oleh: Lama Tenzin Palmo

di-posting di Facebook oleh: Khrisnaputra Libra

Gambar dari: http://www.focusonnature.com/Japanrccrndancingab.htm

Belajar Numerik Al Quran

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (Al Qamar 22, 32, 40)

chipping in

Listen, and keep it clean

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Dread Poets Sobriety

Irreverence's Glittering New Low!

Asosiasi Mahasiswa Pecinta Literasi Islami (AMPLI)

Nge-literasi atau terjajah selama-lamanya?

Alifis@Corner

Dinamisasi Otak dan Hati dengan berbagi informasi, ilmu dan pengetahuan

bibilintikan

just a little nod in the ocean

Chez Lorraine

A journal of an Indonesian in The Netherlands

My First Orchid

LEARNING TO CARE FOR YOUR FIRST ORCHID

DBR Foundation Blog

Coming together to solve global problems

Lukecats

About cats and man

%d bloggers like this: