February 22, 2008
rike jokanan

4 comments

MATEMATIKA DAN PERUBAHAN DALAM HIDUP SAYA

Saya suka matematika walaupun tidak pandai didalamnya. Saya suka menyambung-sambungkan hukum matematika dengan perjalanan kehidupan saya. Mungkin tidak 100% benar (malah bisa ajadi salah 100%) tapi saya sangat puas mengalahkan otak tumpul saya dengan senjata kejernihan hati.

Hidup saya berubah setiap saat. Dan, sebagai salah satu unsur yang ada dalam kehidupan, matematika juga memuat perubahan. Dari berbagai referensi yang saya baca, perubahan dalam matematika ada empat macam transformasi dasar, yaitu translasi , rotasi , refleksi, dan dilatasi.

Saya berusaha merangkum. Kurang lebihnya minta maaf karena saya bukan ahli matematika.

Translasi (pergeseran sejajar)

Secara gampangnya translasi merupakan suatu perubahan posisi yang diperoleh dengan cara menggeser.

Rotasi (perputaran dengan pusat 0)

Perubahan posisi dalam rotasi diperoleh dengan cara memutar obyek dengan mengacu pada pusat perputaran tertentu. Rotasi berbeda dengan translasi karena perubahan posisi pada translasi tidak mengacu pada suatu titik tertentu. Keistimewaan dari rotasi adalah jarak antara titik pusat dengan masing-masing bagian dari obyek yang diputar akan selalu tetap, seberapa jauh pun obyek itu diputar.

Refleksi (pencerminan terhadap garis)

Refleksi merupakan perubahan yang dilakukan dengan mencerminkan suatu obyek terhadap suatu garis (untuk dua dimensi) atau bidang (untuk tiga dimensi). Sebenarnya tidak ada perubahan posisi objek yang direfleksikan, yang ada hanyalah pergerakan citra karena adanya pantulan identitas.

Dilatasi (perbesaran terhadap pusat 0)

Dilatasi berhubungan langsung dengan perubahan ukuran tergantung dari nilai k yang kita masukkan. Jadi bisa saja perbesaran bernilai negative alias mengecil.

Itulah teori yang melibet otak saya saat sekolah dulu dan baru ketemu manfaatnya buat saya berpuluh kemudian. Bagaimana saya mengambil pelajaran dari hukum matematika untuk hidup saya?

Translasi

Nenek-nenek botak juga bosan dengan stagnansi. Siapa yang tidak ingin bergeser? Saya mau bergeser menjadi dewasa. Sekarang saya belum cukup dewasa. Buktinya banyak masalah yang saya hadapi dengan nangis melulu he he he… sekalipun nanti pada saatnya saya sudah (dianggap) dewasa oleh orang di sekitar saya, saya masih mau menjadi lebih dewasa lagi dan lagi dan lagi J

Rotasi

Ada yang berpendapat bahwa berputarnya nasib bisa jadi contoh hukum matematika ini. Ada juga yang mengatakan bahwa konsistensi perputaran itulah yang disimbolkan oleh teori ini.

Saya sendiri lebih suka mengadopsi keduanya. Jiwa pengikut ha ha ha… Jadi saya merasa perlu untuk menyadari apapun keinginan saya, saya tidak bisa memaksa untuk selalu berada diatas angin, selalu dituruti apapun mau saya. Sekaligus saya sadar bahwa saya jug
a berhak untuk mendapatkan hak saya dan tidak akan pernah dibiarkan untuk tidak mendapatkan hak saya. Jadi ya saya tenang saja lah. Ada rotasi.

Rotasi sebagai symbol konsistensi: saya berusaha untuk selalu bergerak berpura dan memutar dengan jarak tetap terhadap pusat rotasi saya sekaligus pusat revolusi saya. Berintrospeksi. Pusat rotasi dan revolusi tersebut adalah prinsip-prinsip yang saya pegang dalam hidup saya. Diantara prinsip-prinsip saya adalah hidup cukup. Tidak perlu berlebih. Asal cukup untuk apapun yang saya anggap baik dan benar termasuk bersedekah tidak terbatas J

Refleksi

Pernahkah Anda bercermin? Apa yang Anda lihat? Kalau Anda manusia, Anda akan melihat manusia. Kalau Anda Si-Amang, mestinya Si-Amang yang muncul di hadapan Anda. Kenapa manusia sering bermasalah dengan kemanusiaannya sedangkan monyet tidak pernah mempermasalahkan kemonyetannya? Saya rasa karena manusia jarang bercermin. Atau manusia salah memilih cermin.

Pakailah cermin yang jernih untuk melihat keadan kita. Ada 2 cermin yang sedang saya optimasikan:

  1. cermin dalam (hati saya) – jagalah hati J
  2. cermin luar (sahabat saya) – punyailah sahabat yang jujur J

Dimulai dengan berdiri di hadapan cermin saya memperbaiki kondisi saya lahir dan batin. Ah matematika, kamu bikin saya makin tak berdaya.

Dilatasi

Setelah bercermin, saya bisa memutuskan hal apa yang perlu saya antisipasi dengan dilatasi negative atau positif. Mana yang perlu saya perbesar, mana yang perlu saya kecilkan. Hidung saya dimancungkan, tubuh saya dirampingkan, rambut saya dipanjangkan, dll. Dan tak pernah lupa saya juga ingin memperbesar kuantitas dan kualitas kebaikan saya. Saya juga mau mengecilkan segala yang perlu saya perkecil: rasa marah, rasa malas, rasa gembira yang berlebihan, dll. Kalau dalam matematika ada nilai “k” yang sangat berpengaruh pada nilai dilatasi, saya juga punya nilai “k”.

k = keikhlasan (tapi saya suka juga menggantinya dengan segala k yang menurut saya cocok contohnya: kelaparan, maka saya makan lebih banyak. Ya kita ganti saja dengan kata yang ber-unsur ke-an) J

Begitulah saya membongkar matematika dengan keterbatasan pemahaman saya. Ada satu lagi yang sedang saya kerjakan: Transformasi Linier. Saya yakin Anda jauh lebih dalam dan luas ilmunya, mampu menggali yang jauh lebih besar untuk diri Anda.

Saya sangat berterima kasih pada semua yang telah membuat saya menyadari bahwa apapun yang saya alami adala soal ceri
ta matematika ha ha ha ha…

Rike Angg

4 thoughts on “MATEMATIKA DAN PERUBAHAN DALAM HIDUP SAYA

  1. abahsaidan said: Good Article. Salut!

    Terima kasih, Mbak. Saya masih belajar. Insya Allah nanti saya posting koleksi lainnya. Semoga bermanfaat.

    Like

  2. rikejokanan said: Terima kasih, Mbak

    saya laki-laki, lho… kalo di Foto ini, saya ada di belakang, bapaknya mbak yang ada di depan 🙂

    Like

  3. abahsaidan said: saya laki-laki, lho… kalo di Foto ini, saya ada di belakang, bapaknya mbak yang ada di depan 🙂

    inggih, inggih, nyuwun ngapunten Mas alias maaf 🙂

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: