BERPIKIR TERLALU BERAT

BERPIKIR TERLALU BERAT

Tadi saya ngobrol per telepon dengan karib saya yang sedang dalam perjalanan dari Bandung ke Tangerang. Kami berdiskusi tentang tujuan hidup.

Tujuan hidup. Dia menanyakan apa tujuan hidup saya. Saya bingung. Bukan karena saya berpikir. Saya berpikir seperti searching data di drive otak saya. Dan menemukan bahwa tidak ada hasil pencarian. Ternyata Sudara, saya tidak punya tujuan hidup MUNGKIN.

Justru sekaranglah saya berpikir tentang tujuan hidup saya.

Apakah saya ingin mengejar materi sebanyak mungkin?

Apakah saya ingin menjadi orang yang handal dalam bidang saya?

Apakah saya ingin menjadi orang baik? (Kata teman saya ini terlalu general)

Lalu saya berpikir lagi apakah saya ingin mati dikenang baik?

Apakah-apakah yang lain bermunculan dan justru membuat saya makin tidak yakin apakah saya ini mempunyai tujuan hidup yang tepat atau tidak. Saya berpikir terlalu keras sehingga tidak terasa sudah tengah malam dan saya tidak melakukan apa-apa selain termenung memikirkan tujuan hidup saya.

Ketika saya memutuskan untukberhenti memikirkannya, saya mendapati tulisan saya tidak selesai. Saya menghabiskan waktu saya untuk memikirkan tujuan hidup sehingga beberapa sms urgent tidak terbalas tepat waktu. Saya juga lupa mandi sore. Saya juga lupa bahwa gerbang depan harus segera dikunci. Saya juga terlambat memberi makan Tesie, kura-kura saya.

Gara-gara berpikir berat tentang tujuan hidup saya justru lupa bahwa saya sedang hidup dan perlu menunaikan banyak hal tanpa berpikir berat. Saya juga lupa bahwa saya lupa tidak bertanya pada karib saya apa sebenarnya tujuan hidup dia sendiri.

Ternyata tujuan hidup saya yang sangat pasti adalah terus mengingat tugas-tugas saya dan menunaikannya sebaik mungkin.

8 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Belajar Numerik Al Quran

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (Al Qamar 22, 32, 40)

chipping in

Listen, and keep it clean

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Dread Poets Sobriety

Irreverence's Glittering New Low!

Asosiasi Mahasiswa Pecinta Literasi Islami (AMPLI)

Nge-literasi atau terjajah selama-lamanya?

Alifis@Corner

Dinamisasi Otak dan Hati dengan berbagi informasi, ilmu dan pengetahuan

bibilintikan

just a little nod in the ocean

Chez Lorraine

A journal of an Indonesian in The Netherlands

My First Orchid

LEARNING TO CARE FOR YOUR FIRST ORCHID

DBR Foundation Blog

Coming together to solve global problems

Lukecats

About cats and man

%d bloggers like this: