HUJAN BATU, PANEN BERLIAN

HUJAN BATU, PANEN BERLIAN

Dulu sekali saat saya masih es de saya pernah nonton film di TVRI. Kalau tidak salah dalam film itu ada seorang wanita bule yang “berkenalan” dengan manusia gua yang sedang diburu manusia lain (penjahat). Sebagai perwujudan rasa terima kasih, manusia gua tersebut memberikan batu-batu tak berharga pada wanita yang telah menyayangi dan menyelamatkan mereka. Awalnya si wanita sangat kecewa karena gua yang dikabarkan gudang berlian hanyalah gudang batu tak berharga. Namun, di ujung cerita si wanita mengerti bahwa batu-batu kusam tersebut adalah berlian mentah yang bernilai tinggi jika diasah. Dia ingat mengapa sang manusia gua lelaki menghadiahkan kalung batu kepada manusia gua wanita.

Saya menganalogikan batu sebagai masalah yang masih sangat membebani kita. Siapa mau dilempar batu? Pasti dia akan menghindar atau paling tidak berlindung dari batu yang bisa membahayakan dirinya.

Kemudian saya analogikan bahwa kondisi seseorang yang sedang bermasalah adalah seseorang yang harus bertarung dibawah hujan batu. Setelah hujan batu berhenti janganlah berlalu. Kumpulkanlah batu-batu itu. Asahlah dengan sabar. Akan ada hasil yang kemilau jika batu-batu itu diperlakukan dengan ketrampilan tinggi.

Siapa tahu batu-batu tersebut adalah berlian mentah yang belum tersentuh tangan pengasah? Jika bukan berlian bisa saja batu-batu itu menjadi akik atau batu asah lain yang tetap memancarkan keindahan alam? Seburuk apapun batu yang diasah akan kemilau memukau. Warna hanyalah masalah gradasi. Kemilau adalah esensi batu asah.

Jika tidak keduanya? Jangan khawatir, setelah mengasah berbutir-butir batu dengan telaten dan baik maka tak bisa dipungkiri bahwa keahlian mengasah batu dan termasuk mengenali jenis dan ciri batu ada di tangan.

Jika ada hujan batu, berlindunglah sejenak untuk menghindari kebenjolan dan luka badan tetapi pungut dan asahlah semua batu dengan sabar dan teliti hingga berkilau agar Anda mendapatkan salah satu dari hal berikut:

  1. Hikmah agung yang Anda harapkan
  2. Hikmah kecil yang mencerahkan
  3. Hikmah tersembunyi yang tak terbayangkan

Hujan batu, panen berlian…

2 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Dread Poets Sobriety

Irreverence's Glittering New Low!

Asosiasi Mahasiswa Pecinta Literasi Islami (AMPLI)

Nge-literasi atau terjajah selama-lamanya?

Alifis@Corner

Dinamisasi Otak dan Hati dengan berbagi informasi, ilmu dan pengetahuan

bibilintikan

just a little nod in the ocean

Chez Lorraine

A journal of an Indonesian in The Netherlands

My First Orchid

LEARNING TO CARE FOR YOUR FIRST ORCHID

DBR Foundation Blog

Coming together to solve global problems

Lukecats

About cats and man

A Charmed Yogi

Inspiration to live your yoga from a passionate yogi & yoga teacher

Tatikprice's Blog

Life's experiences of a thirtysomething girl living in the far east of London

%d bloggers like this: