January 16, 2009
rike jokanan

14 comments

TATO DI PUNGGUNG BUKIT

TATO DI PUNGGUNG BUKIT

Berhari-hari kutahan gatal yang menyerang

Jika kugaruk gambarnya tak akan menawan

Dasar tukang tato amatir

Kenapa dia pakai cara jadul untuk bikin tato?

Apa tak ada metode bikin tato yang lebih elegan

Dan yang penting tak terlalu menyakitkan?

Seminggu kemudian

Akarnya mulai menyelinap di pembuluh darahku

Lalu kesegaran menghidupkan batang

Pupus-pupus hijau muncul suka-rela

Memperpanjang harapan mengacung ke langit

Berharap tak lagi ditebang di usia muda.

Tato di punggung bukit

Ditorehkan oleh segerombolan remaja pecinta alam

Mencangkuli tanah tanpa ampun

Hanya untuk mengibarkan bendera kelompok mereka

Supaya dikenal lewat reboisasi

Tak apa, yang penting segera tumbuh tato temporer di punggung polosku.

January 16, 2009 – 11.05pm

Mari cintai hutan, tanem dan rawat pepohonan

14 thoughts on “TATO DI PUNGGUNG BUKIT

  1. halah kirain gatel beneran mbak, mo aq bantuin garukin 🙂

    Like

  2. orang utaaaaaan… auoooooooooo

    Like

  3. Ah bisaan aja nyamarinnya. Kirain yang gatel itu “punggung bukit”nya mbak Rike…….

    Like

  4. lha koq satu ide to mBak…cheers…:)

    Like

  5. oalah….. kirain bener2 bikin tatoo dikua Ke, di punggungmu (maklum, aq cuma baca awalnya doang tadinya).

    Like

  6. dew1ekha said: halah kirain gatel beneran mbak, mo aq bantuin garukin 🙂

    Mbak, digigit nyamuk nih. ayo garukin…

    Like

  7. smallnote said: orang utaaaaaan… auoooooooooo

    Tarzan… auoooooo

    Like

  8. jandra22 said: Ah bisaan aja nyamarinnya. Kirain yang gatel itu “punggung bukit”nya mbak Rike…….

    mboten lah, Tante sayang… tapi kalau lagi keringetan ya gatel he he…

    Like

  9. ohtrie said: lha koq satu ide to mBak…cheers…:)

    inspirasi yang sama menclok di angan-angan kita, Mas Utroq!

    Like

  10. bayutrie said: oalah….. kirain bener2 bikin tatoo dikua Ke, di punggungmu (maklum, aq cuma baca awalnya doang tadinya).

    kalau beneran kamu pasti ngamuk ke daku to… he he he…

    Like

  11. rikejokanan said: inspirasi yang sama menclok di angan-angan kita, Mas Utroq!

    Saiqi inspirasiku lagi sedih je mBak…Sampai bingung harus mulai nulis dari mana….nggak tidur pa mBak..?

    Like

  12. ohtrie said: Saiqi inspirasiku lagi sedih je mBak…Sampai bingung harus mulai nulis dari mana….nggak tidur pa mBak..?

    sedang siap-siap istirahat ini. tadi habis nonton Obama pidato.btw, sedih sediluk wae… nuruti sedih ora ono enteke jeee… nulis puisi aja, lebih matoh kalau lagi sedih.

    Like

  13. rikejokanan said: ulis puisi aja, lebih matoh kalau lagi sedih.

    lagi tetep aku nikmatin kesedihanku iki koq mBak… Moga ada hikmahnya…

    Like

  14. rikejokanan said: ulis puisi aja, lebih matoh kalau lagi sedih.

    mantan pecinta alam?

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: