January 20, 2009
rike jokanan

20 comments

PIDATO OBAMA DAN TEBAKAN SAYA

PIDATO OBAMA DAN TEBAKAN SAYA

(diiringi senyum tanpa ekspresi)

Saya pernah berharap Obama akan memasukkan secara spesifik tentang konflik Israel-Palestina ke dalam pidatonya namun saya pernah menebak bahwa Obama tidak akan memasukkan “Israel-Palestina” dalam pidato kepresidenan pertamanya.

Terjawab sudah apa yang saya lihat dari balik kacamata gelap saya. Saya tidak sedang bersikap sinis. Saya hanya berusaha mencoba realistis bahwa seorang presiden Amerika Serikat, sehebat dan seobjektif apapun dia, dia akan mengedepankan kepentingan bangsa dan negaranya: kepentingan ipoleksosbudhankamnas Amerika Serikat.

Jika ada sebagian orang luar Amerika Serikat yang berharap begitu besar bahwa naiknya Barack Hussein Obama sebagai presiden kulit hitam kesekian Amerika Serikat akan membawa angin segar untuk konflik Timur Tengah (baca: Israel versus Palestina) itu hak mereka, namun segeralah tahu bahkan Obama pun tidak menyinggungnya sama sekali di dalam pidatonya.

Konflik Israel dan Palestina adalah sebuah isu politik terbesar saat ini dan AS mau tidak mau adalah salah satu aktor yang perannya tidak kecil. Eeeeh… ternyata ndak disinggung. Lha gimana dong, Mas Obama? Kenapa gak nyapa Israel “Eh, Israel, temenku, ojo nakal-nakal karo tetanggamu yooo… Ora apik… Ora sopan… Mbok ayo ciptakan perdamaian bersama-sama. Mesakake wong sing ora ngerti kuwi lho…”.

Tapi yang aneh, kenapa disebut-sebut kata Afghanistan. Ayolaaah… Obama, gak usah perang-perangan. Gak usah merasa diri Anda sebagai bangsa paling edan di dunia ini. Dan kenapa Anda berteriak “for those who blah blah blah, we will defeat you!!!” Walah, Mas Obama… sampeyan ini lho kok gaya tenan… Sampeyan bukan Gusti Allah, kok mau defeat bangsa lain yang menurut pemerintahan Anda “nakal”. Sampeyan masih mau jadi pulisi ndunya (polisi dunia) tah?

Ingat lho ya… sampeyan bilang “honesty, hard work, courage, blah blah blah… and those are TRUE” jadi nanti kalau ternyata sampeyan gak jujur dll, sampeyan akan kualat. Saya tidak mengutuk Obama, saya cuma mengingatkan diri sendiri dengan “gaya karambol” dengan target diri saya sendiri. Pletak! Wadaw!

Oke, saya tidak punya kepentingan apa-apa selain bahwa apapun alasannya perang harus diakhiri. Musuh terbesar adalah kemarahan dalam diri kita yang berkobar tak kenal waktu hingga akhirnya gelombang kegelisahan dalam diri ini menenang.

Saya juga tidak sedang membenci Obama dan bangsa-negaranya. Saya hanya sedang berbagi dengan Anda sekalian bahwa tebakan saya benar namun harapan saya tidak terpenuhi.Bagaimanapun Obama menawarkan perubahan demi citra dan cita bangsanya. Obama sedang memulai pekerjaan panjangnya (4 tahun) demi mewujudkan mimpi pribadi dan kelompoknya.

Kita, yang di Indonesia sini, mari kita bekerja keras secara jujur dan berani untuk mewujudkan mimpi kita yang bisa jadi jauh lebih besar dan mulia daripada mimpi Obama. Gak usah tergantung pada Obama. Gantungkan harapanmu pada Yang-Tak-Butuh-Bergantung. Kita bisa tanpa berharap pada bangsa dan negara lain karena orang Indonesia ditakdirkan menjadi besar sebagai dirinya sendiri.

Saya hanya bisa berdoa pada Gusti Allah bahwa saya dimasukkan kedalam gol
ongan orang-orang yang beruntung dunia dan akhirat. Amin…

January 21, 2009 – 1:11am

20 thoughts on “PIDATO OBAMA DAN TEBAKAN SAYA

  1. he..he..he…sejak awal aku biasa saja dengan keberadaanya…cuma kagum dengan later belakang keluarganya yang dari berbagai etnis… nice posting

    Like

  2. utara19 said: he..he..he…sejak awal aku biasa saja dengan keberadaanya…cuma kagum dengan later belakang keluarganya yang dari berbagai etnis… nice posting

    he he he…iya, Mas Ut. memang yang tepat ya bersikap biasa saja secara proporsional. Obama memang sebuah simbol entitas pluralitas yang bikin kita berdecak kagum, dia telah bekerja keras untuk meraih mimpi-mimpinya.matur nuwun, Mas Ut!

    Like

  3. utara19 said: he..he..he…sejak awal aku biasa saja dengan keberadaanya…cuma kagum dengan later belakang keluarganya yang dari berbagai etnis… nice posting

    Wah ada pengamat politik baru neh.

    Like

  4. utara19 said: he..he..he…sejak awal aku biasa saja dengan keberadaanya…cuma kagum dengan later belakang keluarganya yang dari berbagai etnis… nice posting

    Udah inagurasi ya?Haha.. semalem ketiduran…

    Like

  5. utara19 said: he..he..he…sejak awal aku biasa saja dengan keberadaanya…cuma kagum dengan later belakang keluarganya yang dari berbagai etnis… nice posting

    nice posting mbak, 1 pelajaran buat kita : jangan gampang tertipu propaganda mentah kayak gitu.pagi mbak..

    Like

  6. utara19 said: he..he..he…sejak awal aku biasa saja dengan keberadaanya…cuma kagum dengan later belakang keluarganya yang dari berbagai etnis… nice posting

    namanya saat kampanye ya begitu itu, gitu juga saat pidato. Semuaaaa……. gak cuma Obama aja, apalagi yang di sini nih………… ancurrrrr….makanya, dari sejak jaman dulu gak pernah ngarep lah, siapapun namanya…. mbuh.. manusia memang selalu mengharap pimpinannya adalah SUPERMAN manusia yang sempurna, tapi…. ternyata manusia ya manusia ….. ada Yin dan Yang nya, ada Baik dan Buruknya…….manusiawigetu degh…

    Like

  7. utara19 said: he..he..he…sejak awal aku biasa saja dengan keberadaanya…cuma kagum dengan later belakang keluarganya yang dari berbagai etnis… nice posting

    Emang kan ujung-ujungnya adalah kepentingan internal alias bangsanya yang nomer 1. Obama juga bukan bikin arah baru (arah yang sudah dibuat melalui sejarah panjang dari presiden-presiden sebelumnya), dia hanya ‘berusaha’ memperbarui & menyegarkan, itu pun sekali lagi, buat kepentingan bangsanya. Di luar negaranya anggep aja kayak bonus. Bisa iya, bisa tidak. Jadi bener banget Rik, siapa pun gak usah bergantung dengan apa yang terjadi di negeri orang. Lebih baik berusaha keras buat mewujudkan mimpi-mimpi kita sendiri, karena kita sendiri juga yang mengharapkannya, bukan orang lain.Bagus banget postingnya 😉

    Like

  8. dhanuh said: Wah ada pengamat politik baru neh.

    bukan le… malah aku kurang ngerti dan/atau suka politik. ini hanya bentuk kepedulianku terhadap diri sendiri dan bangsaku (sing kadang-kadang agak latah iki he he…)

    Like

  9. aguskribo said: Udah inagurasi ya?Haha.. semalem ketiduran…

    lha ya udah to, Dik. sekarang malah dia mungkin lagi tidur sebagai presiden Amrik he he…

    Like

  10. aguskribo said: Udah inagurasi ya?Haha.. semalem ketiduran…

    Bukan agak tapi banget.

    Like

  11. dew1ekha said: nice posting mbak, 1 pelajaran buat kita : jangan gampang tertipu propaganda mentah kayak gitu.pagi mbak..

    semoga bermanfaat buat kita semua, Mbak Dewi. siang, Mbak Dewi 🙂

    Like

  12. blackdarksun said: namanya saat kampanye ya begitu itu, gitu juga saat pidato. Semuaaaa……. gak cuma Obama aja, apalagi yang di sini nih………… ancurrrrr….makanya, dari sejak jaman dulu gak pernah ngarep lah, siapapun namanya…. mbuh.. manusia memang selalu mengharap pimpinannya adalah SUPERMAN manusia yang sempurna, tapi…. ternyata manusia ya manusia ….. ada Yin dan Yang nya, ada Baik dan Buruknya…….manusiawigetu degh…

    emang, Mbak. kalau lagi butuh suara aja, kita semua disuruh paduan suara ke TPS. giliran ditagih janjinya ngacir gak tahu kemana ha ha ha…ya, mungkin kita emang mesti menyeimbangkan diri kita semua yooo… pejabat mau apa yo bah no kono…

    Like

  13. toniradex said: Emang kan ujung-ujungnya adalah kepentingan internal alias bangsanya yang nomer 1. Obama juga bukan bikin arah baru (arah yang sudah dibuat melalui sejarah panjang dari presiden-presiden sebelumnya), dia hanya ‘berusaha’ memperbarui & menyegarkan, itu pun sekali lagi, buat kepentingan bangsanya. Di luar negaranya anggep aja kayak bonus. Bisa iya, bisa tidak. Jadi bener banget Rik, siapa pun gak usah bergantung dengan apa yang terjadi di negeri orang. Lebih baik berusaha keras buat mewujudkan mimpi-mimpi kita sendiri, karena kita sendiri juga yang mengharapkannya, bukan orang lain.Bagus banget postingnya 😉

    sarujuk, Mas Tony. ini bikin aku makin nyadar bahwa kemandirian dan etos kerja adalah bagian dari modalku sing kudu selalu di-refresh.matur nuwun, Mas Tony. good luck ya

    Like

  14. dhanuh said: Bukan agak tapi banget.

    kayaknya kamu yang tepat jadi pengamat pilitk. aku cukup di ranah sastra aja le…

    Like

  15. dhanuh said: Bukan agak tapi banget.

    Jangan pernah berharap terlalu besar pada presiden AS soal palestina. Jangan. Biasa-biasa saja. Juga pada Obama. Terus terang, bagi saya, hal yang menghibur dari Obama hanya karena dia kulit hitam (simbol perlawanan) dan mampu mengalahkan kubu Bush. Itu saja. Lainnya masih tanda tanya besar. Siapapun presidennya, proteksi AS atas Israel tidak akan berubah. Yahudi…….

    Like

  16. dhanuh said: Bukan agak tapi banget.

    Anak Menteng yang sederhana… Namun bisa menjadi pemimpin dunia…Luar biasa!!!

    Like

  17. entons said: Jangan pernah berharap terlalu besar pada presiden AS soal palestina. Jangan. Biasa-biasa saja. Juga pada Obama. Terus terang, bagi saya, hal yang menghibur dari Obama hanya karena dia kulit hitam (simbol perlawanan) dan mampu mengalahkan kubu Bush. Itu saja. Lainnya masih tanda tanya besar. Siapapun presidennya, proteksi AS atas Israel tidak akan berubah. Yahudi…….

    ya. yang penting adalah proporsional, Mas Entons.Indonesia butuh manusia-manusia yang mau bekerja keras dengan kejujuran, ketulusan juga karena kepandaian dan keterampilan saja tidak cukup.hidup Indonesia!

    Like

  18. smallnote said: Anak Menteng yang sederhana… Namun bisa menjadi pemimpin dunia…Luar biasa!!!

    setuju dalam hal yang satu ini. kesederhanaan (yang dulu pernah ada) semoga tetap membuat Obama mawas diri sebagai salah seorang pemimpin negara besar dunia.

    Like

  19. smallnote said: Anak Menteng yang sederhana… Namun bisa menjadi pemimpin dunia…Luar biasa!!!

    Menurut Pak Amin Rais partai Republik dan Demokrat itu kan spt perampok dan perompak. Tp dilihat dari keputusannya menutup Guantanamo itu langkah yg baik. Semoga Obama tidak seperti apa yg dikatakan Pak Amin. Kita tunggu langkah Mr O selanjutnya……….

    Like

  20. smallnote said: Anak Menteng yang sederhana… Namun bisa menjadi pemimpin dunia…Luar biasa!!!

    nah kan… coba lihat sekarang. Obama bagaimana?

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: