MORE CHEAPER

MORE CHEAPER

(ekspresi tata bahasa kurang tepat yang terjadi tidak hanya di Indonesia)

Sebagai orang yang suka memperhatikan interlocutor yang sedang bicara, saya sering mendapati hal-hal lucu yang tidak semestinya terjadi semacam ekspresi tubuh yang tidak kompak dengan ucapan, senyum yang salah tempat dan tentunya pemakaian kata atau tata bahasa yang tidak benar. Contohnya adalah yang akan saya bahas hari ini.

Selama dua pekan ini saya ada kerjaan bersama seorang kolega dari daratan Tiongkok yang bahasa Inggrisnya sama bejatnya dengan bahasa Inggris saya. Alangkah lucunya jika tiap hari harus bilang “Excuse me, do you mean blah blah blah?” di akhir ungkapan interlocutor di depan kita. Tetapi ada satu frasa yang tidak dinyana disangka eksis juga di daratan dia. Tiap bilang “lebih murah” dia selalu mengatakan more cheaper sebagai ganti cheaper. Awalnya saya pikir itu kesalahan sesekali saja tetapi lama-lama saya ngeh bahwa yang dia maksud more cheaper itu ya artinya lebih murah.

Waktu saya tanya apakah more cheaper jamak diucapkan disana, dia bilang “yes, it means it is not expensive and even less expensive, right?” dengan percaya diri tingkat tinggi. Tanpa bermaksud berlagak bodoh saya diam saja, berpikir ulang apakah frasa more cheaper itu dikukuhkan di daratan sana karena maksudnya “banget-banget lebih murahnya” atau memang tata bahasa teman saya ini memble.

Ya apapun itu saya tidak terlalu mempermasalahkan kecuali jika nanti dia menulis laporan dengan mencantumkan kalimat “The food in Central Java area is more cheaper than the one in Jakarta”.

Pak Sarinten klelekan anda, cekap semanten atur kawula.

Bandara Ahmad Yani, Semarang

21 Januari 2011 – 3:14 sore

8 thoughts on “MORE CHEAPER

  1. rikejokanan said: “Your tongue is so busy… too much rrrrrr…”

    Apa maksudnya Ke? Krn lidah org kita biasa pake rolling door, eh “r”? Lah, itu sih dia ngiri aje krn gak bisa. Gak semua bangsa bisa dng mudah lo pake rollong “r”.

    Like

Leave a reply to penuhcinta Cancel reply