September 3, 2011
rike jokanan

4 comments

MADRE

MADRE

Madre, buku yang berisi puisi dan prosa karya Dewi Lestari, telah habis saya baca dalam hitungan jam. Ada beberapa kisah (prosa) dan kontemplasi puisi dalam buku yang nggak terlalu tebal tersebut.

Secara umum, saya suka karena memang saya penyuka Dee’s work. Tapi secara kritis saya menyukai tidak semua karya yang ada disitu. Prosanya saya suka semua karena lebih mengena dalam artian lebih mudah bagi saya mencerna apa maksud Mbak Dee – walau tetap saja namanya Dee menyukai presentasi symbol dan analogi dalam karyanya.

Puisinya?
Sebenarnya bagi saya sangat lugas
Bahwa dia membicarakan cinta
Cinta terhadap soulmate-nya
Dan cinta pada source-nya
Itu sudah cukup
Tapi puisi yang ada beberapa itu terkesan mengulang apa yang sudah ada:
Kerinduan
Kebersatuan
Kesatuan
Keniscayaan
Kefanaan…

Itulah yang saya tangkap dari karya puisi Dee dalam bukunya “Madre”.

Ada lagi satu hal menarik yang selalu saya temukan di karya (prosa) Dee. Masukan baru tentang detil-detil kehidupan kita. Kali ini tentang “biang roti” bernama Madre yang muncul dalam cerpen berjulul “Madre”. Saya baru tahu bahwa dahulu kala roti itu dibuat dengan biang roti, sup juga ternyata bisa dibuat dengan biang-nya. Oalah… begitu memesonaku kau, Dee – dengan ilmu baru yang tak kusangka ada. Terima kasih ya, Dee…

Secara singkat itulah lebih kurang apa yang saya rasakan setelah membaca “Madre”. Semoga bermanfaat.

Sebagai spoiler, saya bubuhkan daftar isi buku “Madre”:
1. Madre
2. Rimba Amniotik
3. Perempuan dan Rahasia
4. Ingatan tentang Kalian
5. Have You Ever?
6. Semangkok Acar untuk Cinta dan Tuhan
7. Wajah Telaga
8. Tanyaku pada Bambu
9. 33
10. Guruji
11. Percakapan di Sebuah Jembatan
12. Menunggu Layang-Layang
13. Barangkali Cinta

Tangerang – Cluster Asri – 1:42 siang

4 thoughts on “MADRE

  1. Mau beli blom2 juga.. Kmrn baru beli kumcer benny arnas. Cerpenis peraih penghargaan itu

    Like

  2. musimbunga said: Mau beli blom2 juga.. Kmrn baru beli kumcer benny arnas. Cerpenis peraih penghargaan itu

    wah… aku malah yang Benny Arnas belum beli tuh, Teh Nia… ada lagi aku Sebelas Patriot punya Andrea Hirata…

    Like

  3. musimbunga said: Mau beli blom2 juga.. Kmrn baru beli kumcer benny arnas. Cerpenis peraih penghargaan itu

    Ini review? Curhat?

    Like

  4. musimbunga said: Mau beli blom2 juga.. Kmrn baru beli kumcer benny arnas. Cerpenis peraih penghargaan itu

    Lho review kan bisa dalam bentuk kesan kita terhadap buku tersebut to, pon? Kecuali kalau sejenis professional book review yang mau dimuat di koran he he he…

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: