April 30, 2012
rike jokanan

24 comments

MAY DAY 2

MAY DAY 2

(yang telah terjadi terjadilah)

Masih tentang para pekerja yang sedang semangat memperjuangkan nasibnya. Ada hal-hal menarik yang mungkin belum pernha sudara dengar tentang beberapa kegiatan yang tak bisa dihindari oleh para pekerja kita.

BERBOHONG

Kalau ingat para buruh yang pernah saya ajak bicara dan bagaimana kadang perasaan jadi bete karena mereka dengan sadar memberikan keterangan palsu, saya jadi merasa makin miris.

Apa yang harus mereka lakukan selain hanya menurut kepada pihak pengusaha yang memerlukan “dukungan” pekerja supaya tidak banyak kebobrokan yang terungkap selama audit. Akhirnya para pekerja mau “menghafalkan” berbagai template pertanyaan-jawaban auditor yang telah diantisipasi sebelumnya. Kesuksesan “membohongi” auditor adalah prestasi yang mereka rayakan dengan kerlingan mata diantara mereka, senyum bangga di depan supervisor atau bahkan mereka melonjak gembira karena sejumlah uang menanti mereka.

Mengapa harus berbohong? Karena memang itulah salah satu cara survival mereka. Ancaman dikeluarkan adalah senjata sakti para pengusaha untuk membuat para pekerja manut (menurut, Bahasa Jawa). Percaya atau tidak kadang belum ditanya pun mereka sudah menjawab.

“Kita nggak pernha lembur kok, Bu”.

Biasanya ya kita Cuma bisa tersenyum atau bercandain mereka saja.

“Ho oh, saya nggak mau nanya lembur, saya udah tahu kalian nggak pernah lembur. Tadi HRD-nya juga udah bilang kok.”

Ada satu informasi menarik: sebuah pabrik di China menjadikan “menghafal template pertanyaan-jawaban auditor” sebagai syarat diterimanya seseorang untuk bekerja disitu. Jadi test wawancaranya adalah seperti interview antara auditor dengan karyawan. Kalau salah satu saja, seorang pelamar tidak bisa bekerja di pabrik itu karena dianggap punya potensi untuk mengungkap kebenaran terhadap auditor.

MENGHAFAL LAGU

Beberapa pabrik menyediakan musik yang dimainkan selama jam kerja dengan tujuan menghibur para pekerja yang bisa saja bosan pada pekerjaannya. Kebanyakan sih pabrik garment yang mempraktikan ini. Lagu-lagunya bisa di-request oleh para pekerja. Biasanya lagu yang sedang nge-trend akan jadi favorit para pendengar.

Tapi eh tapi…. Ada juga lagu wajib lho…. Lagu wajib ini harus dihafalkan oleh para pekerja. Apa lagu wajibnya? Indonesia Raya? Bukan. Ibu Kita Kartini? Bukan. Padamu Negeri? Bukan juga… lagu wajibnya adalah lagu yang sudah disepakati bersama (entah disepakati entah ditetapkan oleh manajemen ding). Gunanya adalah untuk memberikan tanda pada me
reka bahwa ada “buyer” yang sedang berkunjung dan mereka harus siap dengan segala macam perlengkapan alat kerja, bersih dan rapi dan siap ketiban pulung (menerima wahyu, Bahasa Jawa) dipilih untuk diajak ngobrol.

Ada pengalaman menarik di sebuah pabrik garment di Kawasan Industri Candi, Semarang. Dua kali saya berkunjung dan ada satu lagu yang selalu diperdengarkan ketika saya masuk ek area produksi. Diam-diam saya mencari tahu dan lagi itu memang lagu wajib ketika ada “tamu”.

MENDADAK LUPA

Jangan harap Anda akan mendapati pekerja yang “waras” ketika berjumpa. Sering kali mereka mengalami amnesia. Semua jawaban adalah “lupa” atau “lupa lagi”.

“Kemarin gajian ya?”

“Lupa, Bu.”

“Lho?”

“Eh, iya iya gajian, Bu. Maaf, lupa, Bu.”

“Terima berapa?”

“Lupa lagi, Bu.”

“Ah, masakan baru kemarin udah lupa ya?”

Diam di seberang sana.

“Ada struk gajinya nggak?”

“Lupa, Bu.”

“Maksud saya, ada slip gajinya nggak? Kertas yang ada tulisan angka gajinya.”

“Nggak tahu, Bu lupa.”

“Nggak tahu apa lupa hayo..?”

“Nggak tahu eh lupa, Bu.”

“Gajiannya langsung uang tunai apa transfer ke ATM?”

“Aduh, Bu saya lupa…”

Alamaaaaak buteeeetaaaaaah!

Biasanya saya langsung jayus dan mendadak jadi pengen ngakak dan mempersilakan sang pekerja balik ke tempat kerjanya.

GEJALA APAKAH ITU?

Yang jelas para pekerja itu memang takut kehilangan pekerjaan sehingga sedapat mungkin menutupi apa yang seharusnya tidak dilihat oleh pihak luar yang bisa berakibat pada penurunan skala bisnis. Beberapa pekerja cukup cerdas untuk berakting dan memanipulasi data sesuai dengan instruksi umum pihak tertentu, beberapa pekerja malas bersinggungan dengan hal ini dan cenderung menjawab sekenanya dan ada juga pekerja yang tidak punya cukup keahlian dan/atau keberanian untuk mengolah informasi sehingga membuat blokade salah satunya berlagak lupa itu ha ha ha…

May Day! May Day!

Sebuah gejala penyakit sosial yang bernama ketakpedulian, kemiskinan & pemiskinan, kebodohan & pembodohan, dan silakan sebutkan sendiri yang lain yang kau suka.

Baiknya kita salurkan energi positif kepada para kaum pekerja yang sedang bekerja itu sehingga mereka tak lagi harus berbohong atau berlagak amnesia hanya untuk membuat pengusaha bertambah kaya sementara supporter-nya tetap kere dan tidak sejahtera.

Rumah kecilku di bantaran kali Cisadane – 1 Mei 2012 – 9:51 pagi

24 thoughts on “MAY DAY 2

  1. sing gak libur iku dudu buruh

    Like

  2. i am happy to be buruh… i am happier to be a boss…. gak papa asal boss yang nggak bossy..

    Like

  3. mlipir neng HI yu…demooooooooooooooooooo

    Like

  4. rengganiez said: mlipir neng HI yu…demooooooooooooooooooo

    hidup buuuurrrrrruuuuhhhhh! buruh libur hari iniiiii!

    Like

  5. rengganiez said: mlipir neng HI yu…demooooooooooooooooooo

    *mabuuurr*

    Like

  6. rengganiez said: mlipir neng HI yu…demooooooooooooooooooo

    pernah kerja di pabrik, berteman dengan operator2. dan…. yah kebanyakan emang jadinya cari aman, meski ter-dzalimi

    Like

  7. bambangpriantono said: *mabuuurr*

    pakai yang ada sayapnya tah awakmu?

    Like

  8. dyasbaik said: pernah kerja di pabrik, berteman dengan operator2. dan…. yah kebanyakan emang jadinya cari aman, meski ter-dzalimi

    kasihan mereka; tidak punya banyak pilihan…. 😦

    Like

  9. rikejokanan said: pakai yang ada sayapnya tah awakmu?

    Emange ikuuu…*nyebut merek*

    Like

  10. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    softex…. kelingan Bunda Julie aku dadine ha ha ha

    Like

  11. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    aku libur lho…

    Like

  12. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    Masa’ sampe segitunya ya

    Like

  13. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    Mbak Ari, libur sambungan dari cuti kemarin apa isolated karena May Day ini?

    Like

  14. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    Mbak Birru, mau nggak mau kudu terima info ini for granted kecuali mau ngalamin sendiri hahahahaha

    Like

  15. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    Cutiku sebenernya masi sampe pertengahan juni, tapi udah gatel ni kalo kelamaan di rumah haha

    Like

  16. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    Iyaaaa… Aku dah mau dengerin cuap-cuapmu di radioooo aku dengaaaar lagu kesayanganmuuuu…

    Like

  17. bambangpriantono said: Emange ikuuu…*nyebut merek*

    xixixix tanggal 14 yaaaaa

    Like

  18. srisariningdiyah said: xixixix tanggal 14 yaaaaa

    okeeeee!!!

    Like

  19. srisariningdiyah said: xixixix tanggal 14 yaaaaa

    wah komene diborong dewe iki

    Like

  20. srisariningdiyah said: xixixix tanggal 14 yaaaaa

    Lala… Ayo melu mborong keneeee…

    Like

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: