Morning Greets Sweetly – haiku

Morning greets sweetly
Eyes that open lazily.
Love is truly blind.

Singapore – June 19, 2020 / 21:40

Only human beings own the ability to manipulatively respond to anything, while other beings will always respond honestly as they are. Morning will always present bright colours either with the shining sun, cooling rain, wrapping cloud, awaiting meeting, and other possible hustle-bustle of the job; yet people will not always smile in the morning. There are those choosing to start the day with heavy burden and drudging steps.

If you wanna see what true love is, find the love shown by the nature and learn through it.

May all beings be happy.

img_5080

KEJAM (omelan acak)

Makin banyak manusia berjiwa kejam bermunculan di bumi ini.

Membunuh binatang,

Mengganggu binatang,

Membenci binatang,

Jijik pada binatang;

Semua itu indikasi saja…

Yang pasti mereka memupuk jiwa kejam dalam dirinya…

Baru tadi pagi kutemukan berita di National Geographic tentang cyber poaching yaitu perburuan melalu jalur internet yaitu berburu binatang-binatang dilindungi yang mengenakan GPS collar (kalung untuk mengetahui keberadaan lokasi binatang tersebut); tujuannya adalah supaya para poachers tersebut dapat membantai para binatang malang itu dengan mudah tanpa blusukan nyasar-nyasar di hutan rimba.

Baru-baru ini satu macan Bengggala (India) diburu secara online oleh manusia-manusia jahanam itu.

Kebayang nggak sih di era modern ini bisa saja hewan- hewan yang tadinya nggak langka sama sekali akan menjadi hewan buruan dan membuat pemiliknya ketar-ketir sepanjang masa. Terbayang di pelupuk mataku Bob, Minthil, si Abuy, si Abu, si Korep, Sora, Cedric, dan anjing serta kucing malang itu diburu lalu entah lah dimakan atau diawetkan dijadikan koleksi para manusia kaya sialan yang suka mengoleksi stuffed animals di istananya.

Mulai tergerak hatiku untuk jadi donatur WWF tapi again…. aku kok nggak percaya bahwa mereka ngurusin bener-bener para binatang langka. Makanya aku cuma mau ikutan temen-temen yang ngurus kucing jalanan, anjing terlantar dan jalur-jalur “lambat” lain yang lebih membumi dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mereka peduli dan mengejawantahkan kepedualiannya dengan cara yang lebih membumi… Ah, ini tidak berarti WWF tidak membumi – hanya saja WWF terlalu sophisticated buatku…

Selamat menikmati hidup di jaman modern yang dipenuhi dengan kekejaman demi pelestarian hidup manusia tanpa peduli pada hidup makhluk lain.

Eh, sebenetar lagi Idul Adha ya? Maaf, saya nggak korban karena nggak mau salah memilih ternak yang ternyata belum ikhlas mati… Duh, Gusti minta tolong…

Singapore – 12 Oktober 2013 – 16:39Image