PERMAINAN DAN SENDA GURAU
Terimakasih kepada para manusia yang dengan senang hati menangisiku dengan pengharapan, menampariku dengan pencapaian, merongrongku dengan keceriaan, meludahiku dengan ilmu.
Kalian tak lain hanyalah anak panah waktu sedangkan aku seekor burung di ujung penglihatanmu. Kita tak kunjung lelah berkejaran sebelum sang penunggang kuda mengistirahatkan lengan dari busurnya.
Kau permainannya, aku senda guraunya.
November 3, 2008 – 4:06pm
menangisi dengan harapan: mengharapkan seseorangmenampari dengan pencapaian: pencapaian adalah hasil tamparan motivasi kerjamerongrong dengan keceriaan: keceriaan yang berlebihan bisa merongrong keprobadianmeludahi dengan ilmu: penghinaan yang dijadikan pelajaran supaya lebih baikSang Penunggang kuda: yang menguasai hidupdalam Al Quran ada disebutkan bahwa hidup hanyalah permainan dan senda gurau (laibu wa lahwun). manusia bersenda gurau dalam waktu yang tak diketahui kapan berakhirnya.
LikeLike
hidup…(karo nyumet korek gas)mati..(mateni korek gas)
LikeLike