Advertisements

Ketika Semua Bersahabat

Ketika saya kecil persahabatan begitu biasa terjalin, seperti bukan sesuatu yang suit dijalankan. Semua orang adalah sahabat, teman seperjalanan. Tak banyak musuh, bahkan kepelikan perasaaan terhadap orang yang perbuatannya dianggap menyakiti hati hanya berlangsung sesaat, kemudian berteman kembali.

Tidak hanya itu, dengan binatang pun persahabatan juga biasa. Anjing, kucing, ayam, menthok, marmut, kelinci, monyet, wedhus, sapi, kebo, jaran, iwak, macan rembah, luwak, gajah, macan belang, kidang, celeng, dan lain-lain semua berkeliaran di habitatnya tanpa manusia tergoda untuk menggangu kedamaian mereka hidup seadanya dari belas-kasih khalifah di bumi, manusia. Hanya kadang saja ketika alam ini telah mengijinkan maka beberapa dari para binatang yang sudah “cukup umur” itu diminta untuk menyumbangkan usia keberkahannya — buat acara selamatan yang tak sering terjadi.

Tapi sekarang….. Alangkah beratnya menjalin pertemanan. Sedikit terpeleset saja membuat status di FB, BB atau posting di blog, bisa-bisa di-block  dari posting-posting tertentu atau dari lamannya atau bahkan dari melihatnya sama sekali. Itulah dunia maya, harus penuh dengan kehati-hatian dalam mengekspresikan diri. Jika salah sedikit dan pas dilihat oleh hati yang sedang sensi maka akan runyam. Ya sudah lah.

Dalam dunia nyata juga…. Kalau tidak hati-hati berstrategi dalam berkomunikasi bisa-bisa disalahpahami juga. Hidup ini memang penuh lika-liku pelajaran.

Dan, binatang pun mendapat imbasnya. Manusia yang semakin hari semakin egos ternyata juga menjadi tidak hanya tidak percaya pada sesamanya akan tetapi juga pada binatang yang tak berdaya. Binatang sudah jadi alat bagi manusia untuk memperkaya diri, tidak hanya mensejahterakan diri saja. Mereka memakan anjing, ular, bahkan kucing, ayam tiap hari, babi tiap hari…. Wis pokoknya makan protein hewani itu wajib hukumnya supaya energinya cukup. Dan eksploitasi pada binatang juga banyakt erjadi. Banyak — dan saya nggak punya nyali untuk menceritakannya di sini. Animal abuse is just everywhere!

Byuh…..  Pergeseran budaya. Dulu makan daging hanya pada saat-saat tertentu saja, sekarang pagi siang sore bisa makan. Dulu gajah paling pol disuruh main acrobat — which is udah agar eksploitasi sebenernya — tapi sekarang gajah dijerat, disandera biar bisa minta ransom duit ke pemerintah; kalau enggak ya dibiarin tanpa makan mati kelaparan atau bahkan diracun. Manusia keparat!

Duit, duit, duit!

Duit penting, kalau nggak ada suit ya nggak bisa fully settled jaman sekarang apalagi di kota besar. Otak manusia udah diokupasi oleh industrialisasi, semua maunya disulap jadi duit.

Industrialisasi ini telah terbukti membuat manusia telah lupa bahwa bumi ini bukan hanya untuk dihabiskan melainkan lebih dari itu untuk disejahterakan, dipelihara kemudian nantinya akan dipersembahkan kepada “yang nitip” dalam keadaan paling tidak sama indahnya seperti dulu.

Kalau saja bisa kupeluk orang-orang malang itu dan binatang-binatang malang itu — yang telah menjadi alat politic dari para manusia yang perutnya nggak selesai-selesai teriak “more, more more” kecuali udah dibantalin dempu (bola dari tanah), akan kulakukan dengan tanganku tidak hanya dengan jiwaku…. Kusebarkan energy cintaku pada kalian, bola pink penuh cinta mengitari semesta!!!

Duh gustiku…. Sayangilah kami….

IMG_3034

Makati SRL, 1117 – November 26, 2014 – 1:04am

Advertisements

BUNDA JULIE

bunda julie

BUNDA JULIE

Aku mengenalnya di rumah lama

Multiply

Sekarang kami tetangga desa

Beliau di Blogspot

Saya di WordPress

Tak mengapa

Kami masih bisa saling menyapa

Walau tak bisa senyaman dulu kala…

Bunda Julie

Atau Tante Julie

Seorang ibu yang bersahaja

Dengan pengalaman hidup luar biasa

Menceritakan kepahitan dan manisnya

Bagai lairan sungai menuju segara

Terima kasih atas indahnya berbagi, Bunda…

Kukirim surel menyapanya

Menanyakan informasi yang kubutuhkan saat ini

Dan dia menyepaku dengan kehangatan seorang ibu

Belaiu sedang sakit

Parah

Dan dirawat

Dengan bantuan kawan-kawannya yang setia…

Sungguh

Kau seorang ibu yang baik hati

Masih tak kumengerti bagaimana lelaki itu meninggalkanmu

Justru di hari tua

Oh, mungkin dia mendapatkan yang muda dan masih bersinar

Tapi tahukah dia?

Nyala api abadi Bunda Julie tak pernah padam.

Selalu menyinari sekitar

Dua anak lelakinya yang selalu siap melindunginya

Keluarga besarnya yang selalu menemaninya

Sahabat di dunia nyata dan maya yang selalu menyayanginya…

Semangat ya, Bunda…

Tuhan menyayangimu

Memberikanmu kehidupan yang tak terbayangkan beratnya di kepalaku

Tapi sungguh membuatku terpesona dengan kekuatanmu.

Salamku, Bunda Julie…

Selalu sayangku padamu…

29 Desember 2012 – 2:38 siang

Rumah kecilku di bantaran Kali Cisadane

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Inner Peace

True wealth is the wealth of the soul

Luna

Every now and then my head is racing with thoughts so I put pen to paper

(Metanoia)

Fan of GOD

The Art of Blogging

For bloggers who aspire to inspire

Verona

- Renee verona -

The Travellothoner

Travel, Running, Fitness, Life, Writing.

Learning to write

Just your average PhD student using the internet to enhance their CV

a.mermaid'spen_

I am as lost as the ocean💫

New Lune

A blog full of tips, inspiration and freebies!

Belajar Numerik Al Quran

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (Al Qamar 22, 32, 40)

chipping in

Listen, and keep it clean

Shanmugam's Blog

Articles on Spirituality. Psychology, Mindfulness, Spiritual Enlightenment & a Collection of my Poems.

niaART

If you are always trying to be normal, you will never know how amazing YOU can be. Maya Angelou

WordPress.com Apps

Apps for any screen

Poetry and Prose

From soul to soul

Eden Hills

My Life on the Farm

Mlathi Wulung

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

%d bloggers like this: