February 6, 2013
rike jokanan

no comments

KUCING MELAHIRKAN

??????????

Hari ini aku makan di Sate Wahab yang berlokasi di sebelah prapatan Sinta, Tangerang. Rasanya lumayan enak walau tak seenak beberapa tahun lalu ketika aku makan di sana bersama Eka. Bukan karena dengan siapa tapi lebih karena kondisi badanku sedang drop karena flu sehingga lidah tak mampu bekerja optimal merasai sate yang terkenal enaknya itu.

Setelah makan motor mengarah ke utara mau muter lagi ke kantor temanku. Belum mencapai 5 meter eh kulihat kucing warna hitam yang menurutku posisinya aneh. Tak mungkin seekor kucing membersihkan badan di badan jalan yang sangat ramai. Maka aku minta Lela untuk memberhentikan motor lalu aku turun.

Kucing melahirkan!!!

Duh Gusti, hatiku trenyuh tapi aku – jujur – agak jijik karena kucingnya kurap dan yang lebih bikin aku nggak tega adalah anak kucing sudah keluar satu dan emak kucing sedang membersihkan badannya, lalu keluar ari-arinya.

Lela meneriakkan saran “Miss, minta tolong bapak itu aja…!”

Aku segera memanggil tukang parkir Sate Wahab yang dengan segera mendekat. Seorang bapak-bapak menjewer kuping emak kucing untuk naik ke trotoar. Anaknya terseret… Maafkan aku, kucing-kucing…

Lalu aku minta mereka membawa kardus bekaas jika ada.

Seorang bapak membawa kardus bekas kemasan minuman Aqua. Lalu seorang lagi membawa selembar kertas koran dan memintaku menyorongkan bayi kucing dan ari-ari ke dalam kardus yang sudah ditempati oleh emak kucing.

Setelah keduanya masuk kardus, aku minta bapak-bapak itu menaikkan kardus berisi kucing-kucing itu ke bawah arcade sebelah kanan Sate Wahab karena hujan mulai menderas.

“Sehat ya, Mak, Nak…” kataku pada kucing-kucing itu.

“Makasih ya, Pak…” kataku pada bapak-bapak yang masih ada di situ.

Lalu aku dan Lela melanjutkan perjalanan.

Hatiku masih ternyuh. Masih kuingat sebuah mobil yang dengan sengaja mau menabrak kami (aku dan kucing), si pengemudi sambil melotot-lototkan matanya. Mungkin dia memberikan kode padaku untuk segera minggir. Aku tak tahu, jika aku tak di situ menjaga kucing-kucing itu, pengemudi itu pasti sudah melindasnya karena memang si kucing berbaring lemah tak berdaya di bekas cerukan jalan yang seperti bekas lindasan ban besar.

Aku berharap makin banyak orang yang peduli pada hewan yang ada di sekitarnya entah itu kucing, anjing, kelinci, dll….

Untuk kucing-kucing yang tadi kutemui dan kucing-kucing lain: semoga kalian bahagia dan sejahtera, sayang…

 

 

Ruko Liga Mas (kantor Lela); 4:55 sore

Foto adalah Sicily alias Ucil yang sudah tak terlihat lama dari rumahku karena (mungkin) sedang melahirkan

 

 

Leave a Reply

Required fields are marked *.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: