August 8, 2012
rike jokanan

2 comments

JIKA TEMANKU PELANGI

JIKA TEMANKU PELANGI Ketika seseorang membelimu Dengan seporsi makanan enak dan segelas minuman segar Dengan selembar voucher belanja Dengan voucher handphone untuk tetap bisa bicara Dengan ongkos taksi supaya kau bisa pulang malam Apakah kau serta-merta menerimanya? Aku tidak! Aku tidak menerimanya. Aku hanya menerima Orang-orang Yang membeliku dengan warna pelangi. Pelangi di jiwaku: Merahku […]

June 22, 2012
rike jokanan

12 comments

HONG KONG DALAM SEKEJAP

HONG KONG DALAM SEKEJAP (ocehan orang lapar) Syukur alhamdulillah nyampai juga di Hong Kong… Malahan besok udah mau mbalik ke rumah mungil di pinggir Kali Cisadane… Lima hari di kota eks wilayah Inggris yang sekarang menjadi wilayah administratif khusus di bawah negara tirai bambu ini cukup memberikan saya warna. Pengalaman kecil seperti remahan bolu yang […]

May 26, 2012
rike jokanan

15 comments

ADIK MALAS (ATAU BODOH?)

ADIK MALAS (ATAU BODOH?) Saya lagi bener-bener dicoba untuk sabar menghadapi para pemalas (atau orang bodoh?). Saya nggak mudeng apakah memang standard lulusan perguruan tinggi saat ini jauh menurun dibanding beberapa tahun yang lalu. Jujur ya para pembaca, saya sedang bicara tentang lulusan Universitas Indonesia. Maafkan jika saya terdengar seperti Marzuki Ali yang cocotannya kurang […]