Author: rike jokanan
POLY GUMMY (tulisan jadi)

POLY GUMMY
(an alternative or the alternative?)
Siapa yang belum tahu poly gummy? Poly artinya banyak, gummy artinya kenyil-kenyil (kenyal seperti tekstur marsh mellow, Bahasa Jawa) jadi poly gummy artinya banyak dan rasanya kenyil-kenyil ha ha ha…
Maaf, maaf, maafkan saya. Sebenarnya saya mau bicara tentang poly gamy yaitu perkawinan seorang lelaki dengan lebih dari satu orang perempuan pada saat yang sama. Maka jika seorang lelaki menikah 10 kali karena setiap menikah isitrinya meninggal, itu bukan poly gamy melainkan suwek…
Saya agak heran saja mengapa masih saja ada masalah dengan polygamy kalau aturannya katanya sudah jelas? Jika memang para pelaku polygamy sejak awal sudah memahami konsekuensi polygamy maka nggak akan ada tuh namanya iri-irian lha wong udah jelas konsep perasaan itu kan memang nggak bisa adil. Mana bisa adil? Kalau ada perempuan lebih memberikan hal yang paling lelaki butuhkan maka sudah pasti sang suami akan menjadikannya ratu dalam hatinya. Ini pasti lho ya, nggak pakai mungkin atau insya allah segala…
Saya nggak bilang bahwa yang paling bisa melayani adalah perempuan yang paling hot atau muda sehingga bisa memenuhi kebutuhan seksual suami lho ya…
Seorang pendeta Mormon di Amerika Serikat yang memiliki 7 istri justru paling memfavoritkan istri pertamanya yang badannya sudah tidak seseksi istri-istri lainnya. Rupanya sang istri ini adalah yang paling bisa membawa diri di kalangan gereja Mormon yang dipimpin oleh sang suami. Wanita ini juga sangat cerdas, mumpuni dalam memanipulasi gossip tentang anak-anak dan istri-istri lain yang berkembang di rumah raksasa mereka. Walhasil si perempuan inilah yang paling banyak mendapat jatah kunjungan dari sang pendeta.
Seorang pemilik travel agency (agen perjalanan, Bahasa Inggris) di Ipoh Malaysia memiliki dua orang istri: yang satu di Ipoh dan yang satu lagi Melaka. Keduanya jelas berjauhan, sekitar 7 jam perjalanan darat. Kantor sang lelaki ada di Ipoh tapi dia lebih sering menetap di rumah istri keduanya di Melaka sedangkan di Ipoh dia hidup di rumah yang terpisah dari istri pertamanya dan hanya berkunjung sesekali saja. Konon kabarnya sih pakcik lebih menyayangi istri keduanya karena wanita ini dapat memberikan 4 orang anak sedangkan dari perkawinan pertamanya mereka tak memiliki putra. Sang istri kedua juga belum pernah sekalipun jumpa dengan istri pertama, entah dengan sebab apa. Jika sang suami tidak berkunjung ke Melaka, si perempuan ini kerjaannya having fun dengan teman-temannya yang berstatus janda.
Di Afrika ada seorang kepala suku yang punya istri lebih dari 50 wanita yang usinya bervariasi. Dia memilik anak lebih dari 100. Mereka tidak hidup sejahtera tetapi status lelaki sebagai kepala suku membuat mereka hidup terhormat. Mungkin seumur hidupnya si lelaki ini tidak sempat ngurusin kepentingan sukunya karena kerjaannya pasti kelonan melulu dan ngomelin anak-anaknya yang nakal-nakal. Apakah dia bisa ingat anak yang ini dia hasilkan sari sitri yang mana…
Ada lagi ini terjadi di Indonesia, tepatnya di pulau Jawa bagian barat. Seorang lelaki memiliki tiga orang istri yang tidak ada satupun yang tidak cantik. Tapi si lelaki ini jarang sekali menyambangi rumah para istrinya karena dia sedang sibuk “mengejar’ calon istri keempatnya. Si calon istri keempat ini adalah seorang mahasiswi sebuah universitas relijius; pintarnya sang mahasiswi adalah dia jinak-jinak merpati sehingga membuat sang lelaki gemas dan makin semangat mengejar. Ketiga istri sahnya sudah tak peduli dengan kelakuan sang bandot tua karena mereka sibuk bekerja untuk manafkahi anak-anak mereka masing-masing karena jatah uang dari sang saudagar makin hari makin tidak mencukupi kebutuhan mereka.
Contoh lain lagi adalah polygamy seorang lelaki dengan dua orang perempuan. Lantaran tidak memiliki putra dengan istri pertama, sang lelaki memperistri seorang wanita yang berasal dari desa yang sama dengan istri pertamanya. Kemudian mereka tinggal serumah dan istri kedua pun memiliki 3 putra. Tiga putranya ini diasuh oleh istri pertama karena istri kedua sibuk membantu sang suami mencari nafkah. Putra-putranya memanggil istri pertama dengan panggilan ibu dan ibu biologis mereka mami. Tidak ada info apakah sang suami memperlakukan mereka dengan cara yang berbeda atau sama. Yang pasti tiga anak ini sekarang sudah mapan.
Kalau dari kasus diatas sih harusnya polygamy itu hanya salah satu alternatif solusi masalah rumah tangga. Kalau memang dalam rumah tangga nggak ada masalah kenapa mesti polygamy ya? Tapi agama membolehkan? Lho, kalau tidak memerintahkan (mewajibkan) lelaki untuk polygamy mengapa harus dilakukan? Lhah, kalau secara seksual lelaki membutuhkan gimana dong?
Waduh, kalau sudah ngomongin yang itu jujur saja saya kok nggak habis pikir ya… Seinget saya kiai-kiai kampung itu jarang banget deh yang polygamy. Biasanya mereka menikah dengan satu wanita sampai akhirnya salah satu meninggal. Mengapa? Karena mereka percaya bahwa libido seksual itu bisa di-manage dengan berpuasa.
Yang bikin saya agak mrekitik (kesel, Bahasa Jawa Timuran) adalah bahwa dalam agama KTP saya tidak ada kewajiban meminta ijin kepada istri untuk menikahi wanita lainnya. Ada hal yang salah. Walau agama tidak mewajibkan adanya ijin dari istri, menurut adab sang suami harusnya meminta ijin pada sang istri sebelum menikah lagi dengan wanita lain.
Mari kita simpulkan bahwa lelaki yang menikahi wanita lain tanpa meminta ijin dulu pada istri adalah lelaki yang tidak beradab walaupun beragama. Ngapain lo kawin ama orang yang nggak beradab, jeng?
Maaf, Sudaraku… Ini hanya seledar kebutuhanku untuk berbagi ide dan rasa yang jika melukai kehormatan kalian maka yang harus kalian lakukan adalah berpikir.
Untuk sumber yang lebih ilmiah, silakan mengunjungi: http://id.wikipedia.org/wiki/Poligami
JUMAT 13

JUMAT 13
(waktu keramat dan bukaan energi)
Kalau dulu saya pernah menulis tentang Jumat ketigabelas dengan beberapa referensi termasuk film seri tivi waktu masih muda yang judulnya Friday The 13th maka sekarang sekedar sharing saja bahwa Jumat ketigabelas ini memang dikeramatkan seperti halnya manusia di berbagai belahana dunia mengeramatkan sebagian hari dengan alasan yang sama yaitu bahwa pada waktu itu terjadi sebuah tabrakan energi yang sangat besar sehingga ada “pintu” ke dimensi lain yang terbuka dan memungkinkan manusia untuk melintas seperti halnya ketika kita memasuki ruang satu dari ruang yang lain dengan menggunakan pintu yang berupa “irisan” atau “retakan” energi tersebut.
Ada memang waktu tertentu yang merupakan titik temu dari beberapa siklus atau beberapa orbit. Contohnya:
1. gerhana terjadi ketika bumi, matahari dan bulan berada pada posisi garis lurus.
2. petir terjadi ketika energi negatif atau positif bertabrakan atau bergesekan, ini bisa terjadi antara awan dengan awan atau awan dengan bumi.
3. tsunami terjadi ketika terjadi patahan di lengkung bumi pada saat kerak bumi telah mengalami titik jenuh kekerasannya.
4. dll pertemuan peristiwa-peristiwa yang menebalkan atau menonjolkan atau mentransformasikan atau merobek energi kalau menggunakan istilah saya yang naïve ini.
Nah begitu juga dengan yang namanya Selasa Kliwon, Jumat Kliwon, Satu Suro, Friday the 13th, angka 12, dll.
Saat-saat itu teristimewa karena menurut perhitungan budaya atau peradaban tertentu disitulah energi bertumpuk dan merobek batas dimensi sehingga kalau orangnya suka dengan yang horror-horror maka mereka menganggap ada daya gaib yang dikandung atau datang pada hari atau malam itu.
Bagi yang sibuk berdagang ya pada saat-saat keramat itu mereka berdoa (menggelitikin kaki langit) supaya hoki. Ada juga yang menganggap ada alien yang bisa kontak dengan mereka. Dan, ada juga orang-orang yang bersemedi supaya dapat nomor buntut.
Apa yang dipercaya akan terjadi pada saat keramat itu tidak perlu dipermasalahkan karena memang ada yang namanya penumpukan dan robekan energi tinggal mana yang kita anggap pas dengan ketertarikan kita. Silakan dipilih mau melongok dimensi yang mana…
Bicara-bicari tentang saat keramat, konon kabarnya tahun 2012 ini menjadi akhir perhitungan tahun suku bangsa Maya dan menjadi akhir dari dunia. Apakah benar? Ataukah ini semacam titik temu yang kita bahas di atas tadi? Bahwa tahun ini ada beberapa kekuatan yang bergesekan atau malah bertabrakan lalu menciptakan semacam bukaan yang membuat umat manusia melihat kebenaran secara masal. Entahlah, itu semua tergantung pada keyakinan dan pengetahuan kita.
Oke deh… Dari Friday the 13th jadinya bukaan dimensi alam hihihi…
Selamat berakhir pekan. Semoga hidup makin indah dan berwarna. Tak ada satu pun yang sia-sia, tak ada kebetulan. Semua adalah tatanan rajutan energi yang teratur dan “sepakat” untuk hadir di hidup kita.
Tangerang – 13 Januari 2012 (Jumat) – 11:24 malam
Silakan lihat tautan berikut sebagai referensi.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Maya
http://taziex.nice-forum.net/t44-kalender-suku-maya
MEREKA MENGGUNAKAN SEMANGAT SEBAGAI BAHAN BAKAR
MEREKA MENGGUNAKAN SEMANGAT SEBAGAI BAHAN BAKAR
(sharing dari facebook 1)
Kenyataan yang begitu sederhana tetapi seringkali kita lewatkan. Kita berpikir bahwa memiliki kesadaran berarti terkait dengan hal-hal lain yang lebih besar, lebih spektakuler. Apa yang orang pikirkan tentang pengembangan batin? Pengembangan batin tidak berarti bersimbah cahaya dan musik. Pengembangan batin sangatlah sederhana. Ada disini dan saat ini. Orang mengira bahwa Pencerahan dan realisasi adalah sesuatu yang berada di tempat yang sangat jauh, peristiwa luar biasa dan mencengangkan yang sekali terjadi, maka akan mengubah segala sesuatu selamanya.
Pencerahan adalah sesuatu yang sangat sederhana hingga kadang-kadang kita tidak mampu melihatnya. Pencerahan itu ada disini, di hadapan kita, tetapi kita tidak menyadarinya. Dan Pencerahan adalah sesuatu yang bisa terjadi kapan saja. Dan pada saat kita melihatnya, itulah Pencerahan. Pencerahan sudah ada di sana sejak lama, tetapi mata batin kita tertutup. Ketika semua momen kesadaran saling berhubungan, kita pun mengalami Pencerahan.
Pada satu momen, kita seperti melihat dengan memakai teropong dan pandangan kita masih buram. Ketika kita mengalami suatu kejadian, kita mengalaminya lewat filter ide-ide, konsepsi, dan penilaian kita. Apa yang harus kita lakukan adalah membawa segala sesuatu dalam sebuah fokus yang tajam, untuk melihat segala sesuatu apa adanya.
Orang berpikir bahwa untuk menjadi seorang yang memahami spiritual, Anda harus menjadi benda kosmis yang tak berbentuk, yang sangat kita takuti. Bukan berarti kita tidak memiliki perasaan atau emosi kita menjadi datar. Seseorang masih memiliki dirinya apa adanya, pribadinya sendiri. hanya saja, kita tidak lagi percaya pada perasaan dan emosi. Pikiran orang yang cerah tidaklah kosong, pikiran mereka penuh dengan cinta kasih, kebahagiaan dan humor. Sangat ringan. Pada saat yang bersamaan juga sangat sensitif dan sangat cerdas.
Kesadaran sama seperti papan peselancar. Jika Anda adalah peselancar, Anda tidak akan ingin bermain di danau yang tenang. Anda menginginkan ombak yang besar. Yogi Agung Milarepa mengatakan, “Semakin besar gangguan, semakin besar kebahagiaan kita,” karena ia mengendarai gelombang itu, dengan piawai dan keseimbangan. Kelinci sangat lucu dan menggemaskan, tetapi mereka tidak memiliki potensi untuk menembus diri. Sebaliknya Harimau, mereka memang buas, tetapi mereka memiliki energi murni, yang jika digunakan dengan benar, akan sangat berguna dalam menempuh Sang Jalan.
Semua orang yang telah mengalami Pencerahan adalah orang-orang yang penuh dengan semangat. Hanya saja mereka tidak mengalirkan semangatnya ke saluran yang negatif. Mereka menggunakannya sebagai bahan bakar untuk mengirimkan mereka ke Pencerahan.
Seperti syair Yogi Agung Milarepa :
Terbiasa bermeditasi pada bisikan kebenaran yang sayup terdengar,
Aku lupa semua yang ditulis dan dicetak di buku-buku.
Terbiasa menerapkan semua pengalaman yang telah dialami bagi perkembangan spiritualku sendiri,
Aku lupa akan semua dogma dan sistem kepercayaan.
Terbiasa mengetahui makna ‘tanpa kata-kata’
Aku lupa cara mencari kata kerja dasar serta sumber kata dan istilah.
Dirangkai oleh: Lama Tenzin Palmo
di-posting di Facebook oleh: Khrisnaputra Libra
Gambar dari: http://www.focusonnature.com/Japanrccrndancingab.htm
kalau ngomongin Tuhan itu masuknya topik sejarah apa prasejarah ya?
RONG PULUH
RONG PULUH
Lha ngapa kok rong puluh?
Merga nek selikur kakehan siji.
Lha alesane apa kok rong puluh?
Merga nek sangalas kurang siji.
Ora paham karepmu
Ora papa, wong ora wajib kok
Lha piye le ku ngerteni awakmu?
Ora usah dingerteni. Ngerteni awakmu dhewe wae wis angel…
Angka rongpuluh
Angkane wong mblayang mrona-mrana
Angkane wong sing ora nduwe palungguhan sing tetep
Amerga pancen kudu mlaku sak durunge mandheg.
Rong puluh kuwi apa?
Rong puluh kuwi angka.
Angka mblayang?
Iya, angka sing aku dhewe ora ngerti ning nyanthol ning ati.
Rong puluh…
Sepuluh ping loro
Lima ping papat
Papat ping lima
Loro ping sepuluh
Siji ping rongpuluh
Rong puluh ping siji.
Batu Pahat – 9 Januari 2012 – 10:47 waktu Indonesia Tengah
habis buang-buangin kontak yang nggak pernah aktif. ada satu penthol korek yang sedang dipertimbangkan…
ALEPH
ALEPH
(a book review that is not)
This is one more book by Paulo Coelho. It talks about I – probably representing Paulo himself – that feels his need of tracing back his past life haunting him up to now. His master J ensures him that I should move. This is what he said.
“There’s no point sitting here, using words that mean nothing. Go and experiment. It’s time you got out of here. Go and re-conquer your kingdom, which has grown corrupted by routine. Stop repeating the same lesson, because you won’t learn anything new that way.” (J in Aleph, p10)
He then follows the direction he wants to go regardless things uneasy he has faced all the way to his plan. He has his publishers arrange a journey on a train covering Trans-Siberian Railway from Moscow to Vladivostok.
Actually his initial plan is going with his publishers (book publishing team) and a translator but then a girl named Hilal who happens to appear since his book launching in Moscow. Since then that girl never wants to leave him. This girl is a violinist that is being uneasy about her own life in which so many years she has felt so depressed of being a victim of sexual harassment.
I, with Hilal next to him, feels the power of searching his own self – the lost un-explained part of life. Within the train journey I keeps reckoning why the girl is so attached to him. I believes that there is a correlation between them. And, yes there is. These two characters: I and Hilal are actually two figures coming out in a time of Inquisition in old Spain. Hilal is indeed one the tools with which I is able to untie the strong knot curling around his consciousness.
Paulo uses Present Tenses in the whole book to underline that all happens at present. Past, Present and Future are actually bound together – now and here.
Seemingly, Paulo also plays with the readers’ mind. All is his game of twisting mind. He makes me believe that mind is the major part of human that matters in strengthening their own process finding their life essence. Mind is where all is stored including the past life experience. Past life experience – at least for me – makes sense. It can be rendered with certain methods. In the book, I does “ring of fire” as his method several times to show the possible practice by the writer himself in his real life.
From this novel what I get is the things above plus one thing: forgiveness. You can’t forward your life to the future you except with your forgiveness. You can’t love without forgiving. You can’t optimize the quality of your life but with forgiveness. Forgiveness is an important key to the smoothness of understanding the great design of mind Creator.
Reading this novel is not only refreshing my mind on the importance of keeping a faith of mine but also the simplicity of how to keep it. Other readers – you – may have many more things to learn from his work.
By the way, how can we keep the faith? Go back to the key: forgive!
Salute to a great man in a great writer: Paulo Coelho.
Tangerang – December 25, 2011 – 9:57pm
Ok, mari kita kemon…
Istirahat sehari
RESOLUSIANA 2012
RESOLUSIANA 2012
Wow! Sudah banyak lho yang sudah masuk 2012 jadi saya rasa nggak ada salahnya saya mulai count down dari sekarang! Apa yang ingin kutetapkan untuk tahun depan tidak terlalu istimewa. Semuanya semacam pengulangan seperti Repelita yang dulu dicanangkan oleh Pak Harto di jaman Orde Baru. Resolusiana, itu istilah saya untuk rencana tahun yang akan datang.
Beberapa yang perlu diperhatikan adalah:
1. Tidak boleh mudah percaya pada apapun yang dikatakan orang. Semua harus bisa dibuktikan dengan 5 indera. Indera keenam hanya dipakai sebagai Radar saja.
2. Jadilah orang yang tegas; tidak mengikut saja kepada keinginan santai-santai atau leha-leha. Disiplin diri harus ditegakkan demi kesuksesan.
3. Mementingkan kemerdekaan berpikir. Lebih dari sepertiga abad dan aku masih saja mempraktikkan taklid buta yang membodohkan diri sendiri dan orang di sekitarku.
4. Makannya dikurangi; hanya sayuran dan buah yang boleh dimakan tanpa takaran.
5. Tetap berteman dengan siapapun tanpa memandang perbedaan kecuali beda dunia.
6. Tetap semangat!
Cukupkah? Mungkin belum tapi cukup lah untuk sementara ini.
Selamat Tahun Baru 2012, Sudaraku semua… Mari lanjutkan perjalanan dengan keteguhan dan kesadaran yang lebih terarah…
Tangerang – 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2012
AKHIRNYA RESOLUSI 2012 DIPERLUKAN

AKHIRNYA RESOLUSI 2012 DIPERLUKAN
Mana kunyana aku bisa hidup selama ini? Tak terasa 12 melewati tahun 2000 yang dulu dielu-elukan sebagai gong pergantian abad. Ternyata lewat dan (terkesan) terlupakan karena tahun demi tahun selanjutnya lebih banyak lagi peristiwa yang mengesankan dan hal mengesankan di masa lampau terpendam dalam-dalam, memfosil menjadi kesadaran di lauhul mahfuz.
Kalau harus membuat resolusi maka agak berat. Namun, siapakah yang mengharuskannya? Tak ada, kawan. Hanya kemauan hati dan keinginan yang menggedor-gedor kita untuk mendaftar apa yang mesti kita capai dalam waktu 12 bulan yang baru ini.
Alangkah bagusnya istilah resolusi akhir tahun ini? Semacam rencana jangka pendek yang menandakan bagusnya manajemen seseorang dalam menggapai cita-cita. Jika kita ingin jadi orang baik maka itu adalah rencana besar yang mesti dipecah-pecah menjadi serpihan rencana lebih kecil hingga akhirnya gambaran “orang baik” itu tersusun dari tercapainya rencana-rencana kecil tersebut.
Jadi, resolusi masih perlu? Masih, buat saya. Maka saya mau menyepi sejenak ke dalam toilet saya yang wangi untuk sekedar merenung rencana apa yang mesti saya jalankan setahun ke depan.
Sampai jumpa, esok 2012…
Tangerang – 31 Desember 2011 – 5:50 sore
Kucing lagi sakit. Hidung somplak dan dagu robek ditendang jamaah pulang sholat Isya di mushola sebelah. Manusia biadab!
SENSITIVITY IN ME
SENSITIVITY IN ME
I feel it gets stronger
The sensitivity in me
How I feel hurt to see animals slaughtered for fun, for consumption, for pride
How I feel hurt to see those creatures without defense accept whatever humans want them to be.
Is it after I dig the love between my Bob cat and me?
Or, is it just because it is time when I unseal the hidden key?
Or, is it just an accidental sensitivity in me?
Just now I mistakenly switched on TV to a channel showing a tortoise slaughtered alive! The guilt lingers and tortures my sleeping time. No sleep then. Then it reminds me to topeng monyet that comes to exploitation rather than animal training. Also it drives me crazier when I remember how Kebun Binatang Surabaya animal “collections” get weaker and weaker because the care takers do not care about the animals. They said they lack of money? Then just send those animals to other zoos rather than selfishly claim the poor responsibility of national asset. God damn animals are not national! It is global asset! Once they are distinct, the mankind should mourn!
I go too far… I am being sensitive. I am missing a thing, Bob Kucing. He’s been my savior in my bad times; he’s been alarm of consciousness of oneness. It is too far. I am not supposed to talk about sensitivity. It is merely about my dear cat… Is it?
HHIpoh – December 23, 2011 – 9:00pm
Tangerang benar-benar deh, masak di Tangcity gak ada money changer buka. Mana atm antar mata-uang lagi off pula. Oh Aveline, maafkan aku… Kau boleh marah tapi jangan lama-lama ya…
MOTHER
Jadi gw udah jadi Online Seller? Ampun deh…
TITIK NOL DAN RESONANSI SCHUMANN

TITIK NOL DAN RESONANSI SCHUMANN
Ramalan kuno telah meramalkan. Tradisi dan budaya menghormatinya. Perubahan dalam Bumi sudah mempengaruhi pola tidur, hubungan, kemampuan untuk mengatur sistem kekebalan tubuh dan persepsi tentang waktu. Kita hidup dalam suatu proses inisiasi yang sudah terjadi sejak 2.000 tahun yang lalu, siap-siap untuk menerima perubahan yang sangat besar dalam tubuh kita.
Perubahan sedang terjadi sekarang
- Migrain sakit kepala dan kelelahan
- Sensasi Listrik di badan dan tulang belakang
- Kram pada jaringan otot
- Seperti gejala Flu
- Mimpi yang Intens .
Ini semua disebabkan oleh perubahan di Bumi yang terjadi sekarang!
* Tubuh manusia akan menjadi lebih sensitif sebagai akibat dari getaran baru.
* Resonansi Bumi (Schumann Resonance) konstam selama ribuan tahun di 7.8Hz. Sejak tahun 1980 telah meningkat menjadi lebih dari 12Hz. Hal ini berarti bahwa 16 jam sekarang sama dengan satu hari 24 jam. Waktu semakin mempercepat!
* Tubuh fisik sudah mulai berubah. Sebuah tubuh cahaya baru diciptakan.
* DNA kita sedang diprogram ulang oleh alam semesta (seperti yang diperkirakan dalam ramalan Maya). Kita akan berubah dari 2 untai kembali ke 12 untai DNA.
* Greater intuitif dan kemampuan penyembuhan akan muncul. Setiap tahun ini akan meningkat 10 kali lipat.
* Mata akan berubah dalam rangka untuk menyesuaikan diri dengan suasana baru dan
cahaya.
* Semua anak yang lahir setelah tahun 1998 mungkin akan mempunyai kemampuan telepati saat lahir.
Kondisi geofisika
Basis Frekuensi Bumi Meningkat : frekuensi dasar bumi, atau “detak jantung,” (disebut Schumann Resonance, atau SR) meningkat secara dramatis. Meskipun bervariasi disetiap wilayah geografis, selama beberapa dekade secara keseluruhan pengukuran adalah 7,8 siklus per detik. Hal ini pernah dianggap sebagai konstan, komunikasi militer global yang mengembangkan dalam pengukuran frekuensi ini. Laporan terbaru terukur di atas 11 siklus, dan terus naik. Para ilmuwan tidak tahu mengapa, atau apa yang membuat itu.
Apa yang dimaksud dengan Resonansi Schumann?
Percaya atau tidak, Bumi berperilaku seperti sebuah sirkuit listrik yang sangat besar.
Atmosfer sebenarnya adalah sebuah konduktor dan jika tidak ada sumber yang mengisi, muatan listrik yang ada akan berdifusi jauh di sekitar 10 menit. Ada ‘rongga’ yang didefinisikan oleh permukaan bumi dan ujung ‘Inner’ ionosfer sampai 55 kilometer. Setiap saat, total muatan yang berada dalam rongga ini adalah 500.000 coulomb. Ada arus vertikal yang mengalir antara tanah dan ionosfer dari 1 – 3 x 10 ^ -12 Ampere per meter persegi. Hambatan dari atmosfer adalah 200 Ohms.
Potensi tegangan 200.000 Volt. Ada sekitar 1000 badai petir pada saat tertentu di seluruh dunia. Masing-masing menghasilkan 0,5-1Ampere dan catatan kolektif untuk mengukur aliran arus di rongga “elektromagnetik” Bumi .
Schumann resonansi adalah gelombang elektromagnetik gelombang yang ada dalam rongga ini.
Di prediksi Resonansi Schumann akan terus meningkat dan pada 2012 akan menjadi 13 siklus perdetik, ini di sebut sebagai Zero Point, yaitu Bumi akan berhenti berputar sesaat dan akan memulai lagi putaran barunya.
Dapat di bayangkan apa yg terjadi jika Bumi berhenti berputar?
Di-share dari: http://www.facebook.com/#!/groups/soulstarindonesia/permalink/203469206399740/
Today I throw one star – Let’s see if there is one falling to me, or for me…
THE FELINES (MASYARAKAT SINGA)
THE FELINES (MASYARAKAT SINGA)
Orangtua ras Manusia
The Felines adalah salah satu dari dua ras utama di alam semesta kita. Mereka tiba di sini dengan undangan dari The Founders. Setelah berhasil menyelesaikan Universal Game mereka dan menyelesaikan semesta mereka, kelompok 45 Felines secara sukarela datang ke alam semesta ini untuk membantu setup dan mengawasi permainan yang sama di sini.
The Felines adalah ras bipedal yang berdiri 12 sampai 16 meter. Kulit mereka ditutupi oleh semacam bulu yang lembut, mereka memiliki surai dan baik laki-laki dan perempuan memiliki rambut panjang.
Mata berwarna biru dan menjadi emas ketika mereka dewasa. Mereka juga berubah dari warna cokelat keemasan menjadi putih.
Secara keseluruhan temperamen Feline hangat, optimis dan intelektual. Ketika mereka dewasa, mereka akan terlihat serius, introspektif dan lembut. Para tetua dihormati untuk belas kasih, kebijaksanaan dan wawasan.
Sebagai ras mereka sangat dekat dan memiliki rasa fair play. Para wanita dihormati dan dihargai dalam status yang sama dengan laki-laki. Dan benar dengan cara Feline, mereka semua sangat ingin tahu dan penasaran.
Sebagai bagian dari Universal Game, The Founders memberi Feline sebuah planet baru di Constellation Lyra untuk rumah mereka. Para Feline menamakannya Avyon. Sekarang ini tidak ada pengucapan yang tepat, atau ejaan, tapi itu cukup dekat. Nama yang sebenarnya tidak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
Avyon adalah sebuah planet surga dengan pegunungan, danau, sungai dan lautan. Planet biru ini sangat persis seperti bumi kita sekarang dalam bentuk dan ragam vegetasi dan bentuk kehidupan.
Ketika Feline tiba, mereka dalam bentuk eterik, dan karena itu, masuk melalui tahap evolusi tubuh fisik di mana untuk menetap di planet ini. Setelah jutaan tahun mereka berevolusi menjadi singa dan kucing lainnya dan mulai inkarnasi menjadi bentuk-bentuk lain.
Sebagai bagian dari rencana, sebagian dari Feline asli tinggal dalam bentuk eterik untuk memberikan bimbingan kepada inkarnasi tersebut. Ingat, ini adalah sebuah planet 3D dan sekali Feline eterik menjelma, mereka akan jatuh di bawah selubung amnesia yang merupakan bagian dari kerja kehendak bebas sebuah planet 3D.
Seiring waktu berlalu, dan melalui siklus inkarnasi yang tak terhitung, felines berevolusi menjadi kucing yang berjalan tegak dan mempertahankan kesadaran eterik berkat rekan-rekan mereka yang secara periodik inkarnasi dari beberapa felines eterik,dan DNA dari bipedal mamalia mirip kera , yang berkembang di planet ini juga.
Dengan DNA seperti mamalia kera pada felines mampu mengambil tubuh lebih mirip manusia yang sementara tetap mempertahankan sebagian besar fitur wajah dan karakteristik dari kucing tersebut. Persilangan ini mencapai tahap tertentu garis genetik yang dikenal sebagai Garis Kerajaan Avyon, atau House of Avyon, muncul menjadi ada.
Para felines eterik akan terus bergiliran menjelma untuk menyediakan tidak saja upgrade DNA, tetapi pengajaran dan pelatihan dalam dimensi yang lebih tinggi agar planet mereka tetap terikat dalam siklus inkarnasi non-hidup hewan. Seperti yang
dapat Anda lihat, felines berevolusi di Avyon dalam banyak cara yang sama seperti Manusia berevolusi di Bumi. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa Manusia tidak terjebak dalam siklus binatang
Pada waktu kesadran felines tumbuh cukup besar jumlahnya saatnya untuk mengambil tanggung jawab penjaga planet dunia rumah mereka. Mereka terus berkembang dan akhirnya mengembangkan teknologi untuk perjalanan ruang angkasa dan kemudian teknologi warp. Saudara dan saudari eterik mereka terus bertindak sebagai pemandu mereka.
Banyak di antara mereka menjadi ahli genetika (spesialisasi Feline) dan mulai membantu mengembangkan bentuk kehidupan diberbagai jenis planet dan bintang-bintang di alam semesta. Beberapa di antara mereka menjadi penjelajah ruang angkas yang hebat dan ilmuwan dari berbagai ilmu.
Selama tahap ini dalam perkembangan mereka, felines mengalihkan perhatian mereka dengan mamalia bipedal, dan mulai program persilangan dan upgrade genetik dalam proses menciptakan sebuah spesies baru yang akan menjadi dikenal sebagai Manusia.
Setelah banyak persilangan dan upgrade genetik, Human Adam dibuat. Ada dua strain, strain berambut merah menjadi lebih terbuka dan energik, dan pirang platinum menjadi lebih lembut-hati dan introspektif.
Setelah ribuan tahun terus melakukan pemuliaan persilangan dengan hati-hati, hibrida Feline /Manusia mulai menjadi lebih umum di garis kerajaan kucing, Rumah Avyon, daripada ras kucing sendiri. Tapi, memang itu rencana nya.
Pada waktunya ras kucing akan menjadi leluhur kuno Manusia dengan hanya menyisakan sifat genetik mereka sebagai pengingat dari koneksi antara mereka. Dan meskipun hubungan genetik antara kucing dan Manusia telah dilupakan oleh manusia modern, kucing tetap dalam kesadaran kita sebagai makhluk agung, patut dihormati dan kasih kita.
Para kucing tetap mencintai, mendukung dan penjaga keturunan genetik mereka, Manusia. Mereka terus dalam peran ini melalui waktu dan semua dimensi Universal Game.
Devin (Feline) adalah pemimpin pemerintah dari Royal House 9D dari Avyon, dan Anu (Manusia) adalah pemimpin pemerintah dari Royal House 5D dari Avyon saat ini.
* * * *
“Universal Races” by Jelaila Starr
from Nibiruan Council
RENUNGAN INDAH (puisi terakhir W. S. Rendra)

RENUNGAN INDAH
W.S. Rendra (Alm)
Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-NYA
Bahwa rumahku hanyalah titipan-NYA
Bahwa hartaku hanyalah titipan-NYA
Bahwa putraku hanyalah titipan-NYA
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-NYA itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih-NYA harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-NYA yang tak sesuai keinginanku
Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”.
(Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya di atas ranjang RS)
Senam pertama setelah 3 tahun nggak senam * ngos-ngosan
mumpung libur, gw mau olahraga aja…
hore…! aku masih hidup!
IT IS DECEMBER AND ALMOST JANUARY (Indonesian version)

IT IS DECEMBER AND ALMOST JANUARY
(yang tersisa dari 2011)
Uh, judul diatas serasa membegokan diri. Ya jelas habis Desember pasti Januari kecuali kalau nama-nama bulan bisa di-mixandmatch-kan dengan system kalender lain.
Tahun 2011 hampir habis dan ternyata jauh lebih cepat dan mudah daripada yang kuproyeksikan di tahun 2010. Cepat karena memang nyatanya sekarang udah Desember 2011. mudah karena beberapa hal yang kusangka akan menjeratku dalam keperihan abadi nyatanya terlewati begitu saja; dengan airmata tapi nggak pakai darah segala. Saya selamat hingga saat ini minus beberapa kecemasan yang memang harus kulewati seperti penagih hutang dari instansi tertentu yang memang harus menunaikan tugasnya menyuruhku membayar cicilan yang sering telat bayar karena di rantau orang saya nggak nemu ATM bersama buat mbayar kartu kredit bow!
Yang menjadi catatan untuk satu bulan ini adalah bahwa aku tak boleh lagi membuat resolusi tahun baru yang tidak make sense (masuk akal, Bahasa Inggris) seperti “lunas utang tahun ini”. Itu nggak mungkin karena memang KPR masih panjang jangkanya. Duuuh! Atau menikah tahun ini karena memang dulu calon saya ogah-agahan dan apalagi sekarang nggak ada calon. Beuh! Atau “terbit buku tahun ini” karena nulis aja males. Huh!
Makanya it is December and almost January membuat saya mikir ulang mengapa gol-gol besar atau paling tidak yang saya anggap bedar justru nggak bisa saya sarangkan bola disana? Mengapa gol-gol seiprit (kecil, bahasa gaul) yang bisa saya tembus?
Mungkin justru gol-gol kecil itulah yang harus saya rintis ya? Mungkin…
Ok, then… Saya akan membuat resolusi yang kecil tapi pedes misalnya…
1. Diet, sebulan turun sekilo…
2. Nulis, sehari sekalimat…
3. Bayar utang, sebulan nyicil asal ajeg…
4. Cari cowok, satu-satu aja sebulan satu…
5. Ganti areng anggrek, sebulan satu pot…
6. Baca buku, sehari satu halaman…
7. Dll, yang melangkah pasti
Rasanya niscaya kok kalau ada kemauan. Semua hanya 2 langkah saja dari target: selangkah kaki kanan, selangkah lagi kaki kiri. Dan bisa dilakukan satu waktu juga yakni sekarang dan satu tempat saja yaitu disini.
Oh, it is December and almost January membuat saya bersemangat meniti saat ini disini. Berharap semua mimpi baik yang besar atau kecil menjadi kenyataan sebelum mati menjemput usia.
Tangerang – 1 Desember 2011 – 12:43 siang
Foto dipinjam dari http://en.wikipedia.org/wiki/December
PENCENG

PENCENG
Kata penceng berasal dari kamus bahasa Jawa yang berarti miring. Jadi kalau Anda saya bilang penceng itu artinya ada yang miring di diri Anda. Bisa jadi yang penceng adalah cara memakai jilbab Anda atau cara memakai baju lainnya. Tapi bisa juga saya mengacu pada pikiran Anda yang sedang tidak karuan sehingga tidak bisa nyambung dengan akal sehat. Bisa juga kata penceng ini kita kaitkan dengan kesadaran seseorang yaitu: mabuk atau lupa atau gila.
Tapi kalau gubug penceng… Itu adalah sebuah rasi bintang yang sebenarnya berbentuk salib yang dijadikan patokan arah selatan. Dalam bahasa Ingris rasi ini dinamakan Crux. Dinamakan gubug penceng adalah karena konon kabarnya nenek moyang kita melihatnya sebagai titik-titik yang jika dihubungkan lebih menyerupai gubug miring. Gubug dalam bahasa Jawa adalah bangunan sederhana yang jika di sawah tidak memiliki dinding atau bisa juga mewakili deskripsi rumah sangat sederhana yang biasanya dimiliki oleh orang miskin.
Dasar penceng!
Tangerang – 30 November 2011 – 5:55 sore
TIME TO DECIDE
mari kita saling men-support teman-teman kita. kalau ada yang sedih, jangan dimarahin… kalau ada yang marah-marah, jangan dimarahin – lebih baik ditenangkan… kalau ada yang sedang mengeluh, jangan dimarahin – lebih baik kita tenangkan… itulah gunanya teman… love you all temanku… :-)
membangun jaringan baru…
WHEN THE SOUL FEELS WEARY

WHEN THE SOUL FEELS WEARY
It doesn’t matter how I overcome my sadness but what is happening to me now is more than sadness I’ve ever undergone. It is just like a state of mind in which I can’t understand but I can feel the existence.
That person’s energy crash on my soul membrane and cause a trauma. What energy? It is a kind of collision among different ideas that might have caused negative impact on daily interaction. Is it serious? Not really for me but for the relationship between me and that person it may be an inconvenience especially for that person. The person is so sensitive about one thing: what to believe.
For me to befriend, you should not ask whatever you believe in life as long as the friendship bears one thing: trust not to betray each other. Once someone asks me what I believe, it is a sign that that person likes to judge, deep down in one’s heart. One may say one doesn’t judge but it is likely to experience judgment from one. It won’t be really good… It won’t.
Do you believe in something? Yes, you should.
But do you have to proclaim what you believe in front of people you are interacting with? No, you don’t.
Let’s socialize in this very small world in elegant way. What is elegance in friendship? That is to believe that whatever your friends believe, make sure that your belief is not your basis to judge them.
Have a safe journey of life, my dear friends. It is an honor to be with you in this very now and here. J
Tangerang – November 27, 2011 – 9:00pm





You must be logged in to post a comment.